Kemenag Sumenep Luncurkan Kelas CERIA, Perkuat Pendidikan Karakter di MI Al-Ishlah
- 27 Jun 2026 09:52 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan pendidikan karakter di lingkungan madrasah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Kelas CERIA (Cerdas, Empati, Religius, Inovatif, Amanah) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ishlah Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Jumat 26 Juni 2026.
Program tersebut diresmikan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid. Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada kurikulum, tetapi juga ditentukan oleh terciptanya lingkungan belajar yang nyaman dan mampu mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
Abdul Wasid mengapresiasi berbagai sarana yang telah disiapkan pihak madrasah untuk menunjang proses pembelajaran. Menurutnya, fasilitas yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang efektif.
"Melalui dukungan fasilitas yang baik dan tenaga pendidik yang profesional, kami optimistis Program Kelas CERIA mampu melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat sesuai nilai-nilai yang diusung," ujarnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur harus diimbangi dengan mutu pembelajaran di dalam kelas.
"Fasilitas yang bagus harus dibarengi dengan proses belajar yang berkualitas agar tujuan pendidikan benar-benar tercapai," katanya menegaskan.
Sementara itu, Kepala MI Al-Ishlah Kebundadap Timur, Martina Sixiana Atmaja, menjelaskan bahwa Program Kelas CERIA dikembangkan sebagai model pembelajaran yang mengedepankan kenyamanan, kreativitas, dan pembentukan karakter siswa secara seimbang.
Menurutnya, suasana belajar yang menyenangkan diyakini mampu meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik sekaligus membangun nilai-nilai karakter sejak dini.
"Secara filosofi, lingkungan belajar yang menyenangkan akan melahirkan generasi yang cerdas dalam berpikir sekaligus memiliki karakter yang kuat," ujar Martina.
Untuk mendukung implementasi program tersebut, madrasah telah melengkapi seluruh ruang kelas dengan pendingin udara (AC) guna menciptakan kenyamanan belajar, terutama saat cuaca panas. Selain itu, berbagai alat peraga edukatif juga disediakan sebagai media pembelajaran yang lebih menarik.
Tidak hanya itu, pemanfaatan teknologi digital turut menjadi perhatian. Setiap ruang kelas kini dilengkapi smart TV beserta perangkat pendukung lainnya untuk menunjang pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis teknologi informasi.
Martina menambahkan, keberhasilan Program Kelas CERIA tidak hanya bergantung pada pihak madrasah, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua siswa.
Ia berharap para guru terus menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran, sementara masyarakat ikut menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.
"Kami berharap masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Kepada para guru, teruslah berinovasi dan menjaga semangat dalam mendidik, karena guru merupakan ujung tombak keberhasilan Program Kelas CERIA," katanya.
Melalui peluncuran Program Kelas CERIA, MI Al-Ishlah Kebundadap Timur menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa mengesampingkan pembentukan karakter sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....