Antrean Panjang di SPBU Picu Kekhawatiran Warga, Pemkab Minta Masyarakat Tak Panik

  • 27 Jun 2026 09:52 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sumenep dalam beberapa hari terakhir memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Sebagian warga menduga kondisi tersebut menjadi pertanda mulai langkanya bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis bersubsidi.

Salah seorang warga Sumenep, Zaidan, mengaku sempat cemas melihat antrean kendaraan yang semakin panjang di beberapa SPBU.

"Kalau melihat antreannya sepanjang ini tentu muncul kekhawatiran BBM subsidi menjadi langka. Apalagi kebutuhan masyarakat setiap hari cukup besar," katanya. Jum'at 26 Juni 2026.

Menanggapi keresahan tersebut, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa telah terjadi kelangkaan BBM.

Menurutnya, stok BBM di Kabupaten Sumenep masih tersedia sesuai alokasi yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Bahkan, apabila terjadi lonjakan permintaan, Pertamina dapat menyesuaikan jadwal distribusi agar pasokan di SPBU tetap terjaga.

"Kalau ada peningkatan konsumsi, distribusi bisa dipercepat. Tetapi itu bukan berarti ada tambahan kuota ataupun stok sedang langka," katanya.

Dadang menegaskan, setiap SPBU telah memperoleh alokasi distribusi sesuai kebutuhan wilayah masing-masing. Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang justru dapat memperpanjang antrean.

"Pemerintah terus memantau distribusi BBM agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Kami mengimbau masyarakat tidak panik karena pasokan masih aman," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....