Curhat ke Orang Tua atau Teman, Mana Lebih Tepat?

  • 19 Mei 2026 23:34 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Curhat atau berbagi cerita menjadi kebutuhan emosional yang wajar bagi setiap individu, terutama pada kalangan remaja yang sedang berada dalam proses pencarian jati diri. Dalam kehidupan sehari-hari, tidak sedikit remaja dihadapkan pada pilihan untuk bercerita kepada orang tua atau kepada teman sebaya.

Orang tua selama ini sering dipandang sebagai tempat berbagi yang aman karena memiliki pengalaman hidup yang lebih matang. Selain memberikan masukan berdasarkan pertimbangan jangka panjang, orang tua juga dinilai lebih memahami karakter anak sejak kecil sehingga dapat memberikan arahan yang lebih mendalam.

Namun, dalam praktiknya tidak semua anak merasa nyaman menceritakan persoalannya kepada orang tua. Perbedaan sudut pandang, kekhawatiran akan dihakimi, hingga komunikasi yang kurang terbuka menjadi alasan sebagian anak lebih memilih teman sebaya sebagai tempat berbagi cerita.

Bendahara LKKNU PCNU Sumenep, Faida Arrofida, S.Pd, saat memberikan keterangan dalam program Jaga Malam Komunitas Pro 2 FM, Selasa 19 Mei 2026, mengatakan bahwa kondisi tersebut sering terjadi karena anak merasa teman lebih memahami situasi yang sedang dihadapi.

"Tidak semua anak merasa nyaman bercerita kepada orang tua. Perbedaan cara pandang, rasa takut dihakimi, atau komunikasi yang kurang terbuka sering membuat anak memilih memendam masalah. Dalam kondisi seperti ini, teman sebaya menjadi pilihan karena dianggap lebih memahami situasi dan tekanan yang sedang dialami," ujarnya.

Faida menambahkan, curhat kepada orang tua juga tidak selalu berarti seluruh persoalan akan langsung terselesaikan. Menurutnya, ada kalanya orang tua kurang memahami kondisi psikologis anak masa kini sehingga komunikasi yang sehat perlu dibangun dalam keluarga.

"Hubungan komunikasi yang sehat antara anak dan orang tua perlu dibangun agar curhat tidak berubah menjadi tekanan tambahan," ucapnya.

Ia menilai, baik orang tua maupun teman memiliki peran masing-masing sebagai tempat berbagi cerita. Yang terpenting adalah adanya rasa aman, dukungan positif, serta solusi yang dapat membantu seseorang menghadapi persoalannya.

"Yang terpenting bukan hanya kepada siapa seseorang bercerita, tetapi apakah tempat curhat tersebut mampu memberikan rasa aman, dukungan positif, dan solusi yang bijaksana." katanya menutup obrolan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....