Pemkab Sumenep Gelar Kirab Pusaka Keraton, Perkuat Identitas Budaya
- 25 Jun 2026 15:49 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menggelar Kirab Pusaka Keraton Sumenep sebagai bagian dari rangkaian tradisi budaya tahunan yang bertujuan menjaga keberlangsungan warisan leluhur sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah dinamika perkembangan zaman.
Prosesi kirab berlangsung khidmat dengan melibatkan para empu keris dan masyarakat Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi. Pusaka-pusaka Keraton Sumenep yang sebelumnya menjalani prosesi penjamasan atau pembersihan secara adat diarak menuju Pendopo Agung Keraton untuk diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda budaya tahunan, melainkan sarana untuk merawat ingatan kolektif masyarakat terhadap sejarah dan perjuangan para pendahulu yang telah mewariskan nilai-nilai luhur bagi generasi saat ini.
Menurutnya, keberadaan pusaka keraton memiliki makna penting sebagai simbol perjalanan sejarah, kebesaran budaya, serta kearifan lokal yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Sumenep hingga sekarang.
“Kirab pusaka ini menjadi momentum untuk mengingat jasa para leluhur sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah. Generasi muda perlu memahami bahwa warisan budaya merupakan bagian dari identitas yang harus dijaga bersama,” ujar KH. Imam Hasyim di sela kegiatan, Kamis 25 Juni 2026.
Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi saat ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana mempertahankan karakter dan jati diri daerah di tengah derasnya pengaruh budaya luar.
Dalam prosesi kirab, masyarakat Desa Aeng Tongtong tidak hanya membawa pusaka keraton, tetapi juga berbagai hasil bumi seperti kelapa, terong, tomat, dan kacang panjang. Hasil panen tersebut diarak sebagai simbol rasa syukur masyarakat atas berkah dan kesejahteraan yang diperoleh selama ini.
Penyerahan pusaka dilakukan secara simbolis oleh salah seorang empu kepada Wakil Bupati Sumenep. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan tradisi Tarek Topak Barlobaran, yang menjadi penanda berakhirnya prosesi penjamasan sekaligus penyerahan pusaka Keraton Sumenep.
KH. Imam Hasyim menegaskan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan pelestarian budaya. Selain menjaga keberlanjutan warisan leluhur, kegiatan budaya seperti Kirab Pusaka Keraton dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga peninggalan sejarah, tetapi juga menjadi modal sosial untuk memperkuat identitas daerah dan mendorong pembangunan. Dengan kebersamaan dan rasa memiliki terhadap budaya, Sumenep akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....