DKPP Tegaskan Tak Ada Bantuan Pakan Ternak, Peternak Diminta Perkuat Manajemen

  • 25 Jun 2026 06:22 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa hingga saat ini tidak memiliki program bantuan pakan ternak maupun hibah pakan bagi peternak yang bersumber dari anggaran dinas.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Kabupaten Sumenep, drh. Zulfah, saat menjawab pertanyaan Jamal, peternak ayam asal Kecamatan Gapura, dalam program Halo RRI, Rabu 24 Juni 2026). Jamal menanyakan informasi terkait bantuan pakan ternak, pelatihan, dan bentuk dukungan lain bagi peternak unggas di Kabupaten Sumenep.

Menurut drh. Zulfah, selama ini DKPP tidak memiliki alokasi program bantuan berupa hibah pakan ternak kepada peternak. Begitu pula untuk kegiatan pelatihan yang secara khusus diselenggarakan oleh DKPP pada tahun ini.

Meski demikian, pihaknya menjelaskan bahwa kegiatan bimbingan teknis dan sosialisasi peternakan pernah dilakukan melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Dalam kegiatan tersebut, DKPP hadir sebagai narasumber untuk memberikan materi terkait manajemen peternakan dan pengelolaan usaha ternak,” ujarnya, Kamis 25 Juni 2026.

Terkait tantangan yang dihadapi peternak, terutama saat musim kemarau dan kenaikan harga pakan, drh. Zulfah menilai kreativitas peternak menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan usaha. Peternak didorong mampu meramu campuran pakan secara mandiri dengan tetap memperhatikan kebutuhan konsentrat sebagai komponen utama pakan ternak.

“Selain itu, DKPP juga mendorong pemanfaatan Hijauan Makanan Ternak (HMT), khususnya bagi kelompok peternak sapi penerima bantuan. Bagi masyarakat yang membutuhkan bibit rumput pakan ternak dalam jumlah terbatas, DKPP mempersilakan untuk memanfaatkan area HMT yang tersedia di lingkungan Puskeswan Ganding guna dikembangkan secara mandiri,” katanya.

Lebih lanjut, drh. Zulfah menyebut bahwa apabila kelompok peternak membutuhkan pelatihan tertentu, seperti teknik pencampuran pakan atau manajemen peternakan, kerja sama tetap dapat dilakukan dengan DKPP. Namun, pembiayaan kegiatan tersebut dapat ditanggung oleh kelompok atau perkumpulan peternak sebagaimana yang pernah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.

Di akhir dialog, DKPP mengingatkan para peternak agar tetap mengutamakan kesehatan ternak melalui program vaksinasi secara rutin. Langkah pencegahan dinilai lebih efektif dibandingkan menanggung kerugian akibat serangan penyakit yang berpotensi menyebabkan kematian ternak.

“DKPP juga membuka layanan konsultasi bagi peternak yang membutuhkan pendampingan teknis. Peternak dapat datang langsung ke kantor DKPP untuk berkonsultasi dengan dokter hewan maupun tenaga teknis yang tersedia guna memperoleh solusi terhadap berbagai permasalahan peternakan.” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....