Puluhan Tahun Jual Lompang, Sukarni Jaga Warisan Kuliner Madura

  • 17 Jun 2026 09:15 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Kue modern semakin mudah ditemukan di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep. Namun, kue tradisional lompang masih bertahan berkat ketekunan para pelaku usaha.

Salah satunya Sukarni (64), warga Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget. Ia telah memproduksi lompang secara tradisional selama puluhan tahun.

Bagi Sukarni, lompang bukan sekadar sumber penghasilan keluarga. Ia juga berupaya menjaga warisan kuliner khas Madura tetap dikenal masyarakat.

"Saya tetap membuat lompang karena makanan tradisional ini harus dijaga," ujarnya kepada RRI, Selasa, 16 Juni 2026. Menurutnya, kuliner tradisional perlu dilestarikan oleh generasi sekarang.

Setiap hari, Sukarni mulai bekerja sejak dini hari. Ia mengolah tepung beras, gula merah dan kelapa parut.

Seluruh proses pembuatan masih menggunakan cara tradisional. Aroma khas lompang menjadi daya tarik bagi pelanggan setianya di Pasar Kalianget.

Sukarni saat berjualan di Pasar Kalianget, Selasa, 16 Juni 2026. (Foto: RRI/Sandri Setiawan)
Sukarni saat berjualan di Pasar Kalianget, Selasa, 16 Juni 2026. (Foto: RRI/Sandri Setiawan)

Menurut Sukarni, persaingan dengan jajanan modern semakin terasa. Banyak generasi muda kini lebih memilih makanan kekinian.

Kondisi tersebut memengaruhi jumlah penjualan lompang setiap hari. Meski demikian, pelanggan setianya masih terus berdatangan.

"Kadang habis terjual, kadang masih ada sisa," katanya. Sebagian pembeli telah mengenal lompang sejak usia anak-anak.

Sukarni bersyukur kuliner tradisional masih mendapat tempat di masyarakat. Ia berharap lompang tetap dikenal generasi mendatang.

Keberadaan pelaku usaha seperti Sukarni membantu menjaga warisan kuliner daerah. Ketekunannya menjadi bukti tradisi mampu bertahan di tengah modernisasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....