Deklarasi Pesantren Ramah Anak, Kemenag Sumenep Perkuat Perlindungan Santri

  • 16 Jun 2026 20:24 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Komitmen menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan mendukung tumbuh kembang santri ditegaskan melalui penandatanganan Deklarasi Pesantren Ramah Anak di Pondok Pesantren Annuqayah Latee, Guluk-Guluk, Sumenep, Sabtu 13 Juni 2026 Kemarin.

Deklarasi tersebut ditandatangani Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep Abdul Wasid bersama Pengasuh PP Annuqayah Latee KH. Abd. A'la Basyir, Ketua HIMPSI, Ketua RMI PCNU Sumenep, Kepala BNN, dan perwakilan Polres Sumenep.

Kegiatan tersebut menjadi langkah bersama dalam memperkuat perlindungan anak di lingkungan pesantren sekaligus memastikan proses pendidikan berlangsung dalam suasana yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan.

Dalam sambutannya, Abdul Wasid menegaskan bahwa pesantren ramah anak merupakan konsep pendidikan yang menempatkan kepentingan terbaik bagi anak sebagai prioritas utama. Menurutnya, pesantren harus menjadi ruang yang mampu mengembangkan karakter, intelektual, dan spiritual santri secara seimbang.

“Deklarasi ini merupakan pengukuhan komitmen bersama untuk menjadikan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang ramah anak, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, serta memberikan ruang yang sehat bagi perkembangan karakter, intelektual, dan spiritual para santri,” ujarnya, Selasa 16 Juni 2026.

Ia menambahkan, perlindungan terhadap anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pengasuh, tetapi juga seluruh elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan pesantren.

Karena itu, deklarasi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya budaya pengasuhan yang lebih humanis, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi santri.

Abdul Wasid berharap komitmen yang telah dibangun bersama dapat diterapkan secara nyata di seluruh pesantren di Kabupaten Sumenep sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang semakin berkualitas dan berpihak pada kepentingan anak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....