Kemenag dan Cabdindik Sumenep jalin Kerjasama Cegah Pernikahan Dini
- 28 Mei 2026 23:06 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menjalin kerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sumenep dalam upaya menekan angka pernikahan usia dini di kalangan pelajar.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sumenep, Rusliy, di ruang Zoom Meeting.
Kolaborasi itu difokuskan pada pelaksanaan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya pendidikan dan dampak pernikahan di usia anak.
Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, mengatakan sinergi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat pembinaan generasi muda di Kabupaten Sumenep.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya bersama agar pembinaan terhadap remaja usia sekolah semakin optimal, terutama dalam mencegah pernikahan dini dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya. Kamis 28 Mei 2026.
Menurutnya, keterlibatan dunia pendidikan dan Kementerian Agama menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran pelajar terkait masa depan dan perencanaan kehidupan yang lebih baik.
Ia berharap program BRUS dapat berjalan efektif dan menjangkau lebih banyak pelajar di tingkat SMA maupun sederajat.
“Kami ingin generasi muda memiliki pemahaman yang kuat tentang pentingnya melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan masa depan secara matang,” katanya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sumenep, Rusliy, menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bentuk penguatan koordinasi antarinstansi pemerintah.
“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun generasi muda yang lebih berkualitas serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menilai upaya pencegahan pernikahan dini tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan dukungan bersama dari berbagai pihak, termasuk sekolah dan keluarga.
Melalui kerja sama itu, kedua instansi berharap angka pernikahan usia dini di Kabupaten Sumenep dapat ditekan sekaligus meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi para pelajar.abupaten Sumenep.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....