BPJS Kesehatan: Kepesertaan JKN Aktif Penting untuk Perlindungan Jemaah Haji

  • 24 Mei 2026 16:15 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Menjelang musim keberangkatan ibadah haji, BPJS Kesehatan mengingatkan calon jemaah haji agar memastikan status kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap aktif. Hal tersebut penting untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi jemaah maupun keluarganya selama menjalankan ibadah haji.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari mengatakan kondisi kesehatan tidak dapat diprediksi, baik sebelum maupun sesudah melaksanakan ibadah haji. Oleh sebab itu, perlindungan jaminan kesehatan menjadi penting agar peserta tetap terlindungi apabila memerlukan layanan Kesehatan.

“Calon jemaah haji bisa saja mengalami gangguan kesehatan kapan saja. Oleh sebab itu, pentingnya menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif agar saat membutuhkan pelayanan kesehatan, biaya pengobatan dapat dijamin sesuai ketentuan,” ujar Galih.

Menurut Galih, ketenangan dalam beribadah juga dapat dirasakan apabila seluruh anggota keluarga di rumah telah terlindungi Program JKN. Dengan kepesertaan aktif, jemaah dan keluarganya dapat mengakses layanan kesehatan kapan pun dibutuhkan tanpa kendala biaya.

“Selain untuk diri sendiri, perlindungan JKN juga penting bagi keluarga yang ditinggalkan di tanah air. Oleh sebab itu, jangan lupa memastikan seluruh anggota keluarga telah terdaftar dan aktif sebagai peserta JKN,” ujarnya.

Galih menambahkan, status kepesertaan JKN aktif juga menjadi salah satu syarat administrasi yang wajib dipenuhi calon jemaah haji. Galih mengimbau masyarakat rutin mengecek status kepesertaan melalui layanan PANDAWA maupun Aplikasi Mobile JKN.

“Program JKN juga mengedepankan prinsip gotong royong. Ketika peserta rutin membayar iuran dan tidak menunggak, maka secara tidak langsung telah membantu peserta lain yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan,” kata Galih.

Sementara itu, peserta JKN asal Kabupaten Sumenep, Maryamah (68) mengaku merasakan manfaat menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif setelah melaksanakan ibadah haji. Menurut Maryamah, kepastian jaminan kesehatan membuat dirinya lebih tenang dan fokus saat menjalankan ibadah di tanah suci.

“Menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif menurut saya memang menjadi kewajiban sebagai peserta. Kita tidak pernah tahu kapan akan sakit, sehingga perlindungan kesehatan sangat penting dimiliki,” katanya.

Maryamah juga mengapresiasi kemudahan layanan digital yang diberikan BPJS Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, kehadiran layanan tersebut membantu peserta untuk mengecek status kepesertaan secara praktis tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

“Sekarang semuanya lebih mudah karena bisa dilakukan secara digital. Melalui Aplikasi Mobile JKN, saya bisa cek status kepesertaan kapan saja dan di mana saja, sehingga membuat saya lebih tenang saat menjalankan ibadah haji,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....