Menunggu Maghrib, Pemuda Desa Kalimook Isi Sore dengan Bermain Layang-Layang
- 24 Mei 2026 16:16 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep — Sejumlah anak muda di Desa Kalimook, Kabupaten Sumenep, memanfaatkan waktu sore dengan bermain layang-layang sambil menunggu waktu salat Maghrib. Kegiatan yang berlangsung di area lapang desa tersebut menjadi hiburan sederhana sekaligus ajang mempererat kebersamaan antarremaja.
Sejak menjelang sore, langit Desa Kalimook tampak dipenuhi layang-layang dengan berbagai bentuk dan warna. Didukung angin yang cukup kencang, suasana permainan berlangsung meriah. Tidak hanya menerbangkan layang-layang, para pemain juga saling beradu keterampilan dalam adu layang-layang yang menarik perhatian warga sekitar.
Salah satu pemain yang cukup dikenal di kalangan teman-temannya adalah Dian. Remaja tersebut sering dianggap sebagai lawan yang tangguh karena kerap memenangkan adu layang-layang berkat kemampuannya mengendalikan permainan.
Dian mengaku bermain layang-layang menjadi cara menyenangkan untuk mengisi waktu luang pada sore hari. Menurutnya, permainan tradisional ini tetap memiliki daya tarik tersendiri meskipun saat ini berbagai hiburan digital semakin mudah diakses.
"Saya senang bermain layang-layang karena selain menghibur, kami juga bisa berkumpul dan bercanda bersama teman-teman. Rasanya berbeda kalau hanya bermain ponsel di rumah," ujar Dian, Minggu 24 Mei 2026.
Ia juga menuturkan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama dalam permainan tersebut.
"Teman-teman memang sering bilang takut kalau adu layang-layang dengan saya. Tapi yang paling penting sebenarnya kebersamaannya. Menang atau kalah itu bagian dari permainan," katanya.
Kegiatan bermain layang-layang biasanya berakhir saat azan Maghrib berkumandang. Para pemuda kemudian menghentikan permainan untuk pulang dan melaksanakan salat berjamaah maupun berkumpul bersama keluarga.
Warga setempat menilai aktivitas ini sebagai kegiatan positif yang mampu menjaga interaksi sosial di kalangan generasi muda sekaligus melestarikan permainan tradisional yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi, layang-layang tetap menjadi hiburan sederhana yang menghadirkan kebersamaan di Desa Kalimook.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....