PENS Sumenep Kembangkan Inkubator Pintar Pendeteksi Kondisi Embrio Telur
- 23 Mei 2026 19:30 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) Kampus Sumenep mengembangkan sistem inkubator pintar berbasis Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan untuk memantau kondisi embrio telur secara otomatis. dengan judul Sistem Monitoring Fertilitas dan Perkembangan Embrio Telur Berbasis CNN dan IoT dengan Antarmuka Mobile .
Inovasi tersebut dikembangkan oleh Ibram Maulana Akhsanul Qasasi dan Aqil Yoga ramono yang bersatu menjadi tim sebagai solusi membantu peternak mengetahui kondisi telur selama proses penetasan.
Ibram menjelaskan, sistem yang dibuat mampu mengklasifikasikan telur dalam kondisi fertile, infertile, maupun mati berdasarkan citra embrio yang ditangkap kamera di dalam inkubator.
“Ketika lampu pijar mati, kamera akan mengambil citra telur. Cahaya dari bawah akan membantu memperlihatkan embrio, lalu gambar dikirim ke sistem untuk dilakukan klasifikasi,” katanya saat ditemui, Sabtu 23 Mei 2026.
Menurutnya, gambar yang ditangkap kamera akan diproses melalui perangkat ESP32 dan diteruskan ke server yang telah dilengkapi model Convolutional Neural Network (CNN).
Dari proses tersebut, sistem dapat mendeteksi kondisi telur sekaligus memperkirakan usia perkembangan embrio sebelum hasilnya ditampilkan pada aplikasi mobile.
“Peternak nantinya bisa mengetahui kondisi telur langsung melalui aplikasi di ponsel,” ujarnya.
Ia mengatakan, pengembangan alat tersebut berangkat dari kebutuhan peternak yang masih melakukan pengecekan telur secara manual saat proses penetasan berlangsung.
Untuk memastikan akurasi sistem, tim pengembang juga melakukan observasi dan validasi di peternakan yang menggunakan inkubator penetas telur.
“Kami melakukan validasi dengan hasil penetasan di peternakan untuk memastikan model yang dibuat sesuai,” katanya.
Selain berbasis IoT dan model CNN, inovasi tersebut juga dilengkapi aplikasi mobile sebagai media pemantauan kondisi telur secara real time.
Ke depan, sistem inkubator pintar itu direncanakan tidak hanya mampu melakukan klasifikasi, tetapi juga memprediksi waktu telur menetas secara otomatis. bahkan alat yang diciptakan olehnya juga tembus pada ajang bergensing di tingkat mahasiswa yaitu Program Kreativitas Mahasiswa.
“Saat ini masih tahap pengembangan klasifikasi. Nantinya diharapkan bisa memprediksi kapan telur akan menetas,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....