Serapan Lulusan SMKN 1 Sumenep Capai 70 Persen, Sebagian Sudah Direkrut sebelum Lul

  • 18 Mei 2026 21:51 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Tingkat serapan lulusan SMKN 1 Sumenep ke dunia kerja dan usaha terus menunjukkan tren positif. Bahkan, sebagian siswa telah direkrut perusahaan sebelum resmi dinyatakan lulus sekolah.

Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK) SMKN 1 Sumenep, Fajariyah Rahmawati mengatakan, total lulusan yang terserap ke dunia kerja dan usaha setiap tahun mencapai sekitar 50 hingga 70 persen.

“Kalau yang langsung bekerja sekitar 40 sampai 45 persen, kemudian yang berwirausaha sekitar 15 persen,” ujarnya. Senin 18 Mei 2026.

Menurutnya, tingginya serapan lulusan tersebut tidak lepas dari kerja sama sekolah dengan berbagai perusahaan dan industri yang sudah dibangun sejak lama.

Bahkan pada tahun 2026, sekolah melakukan pendataan sebelum kelulusan dan menemukan sebagian siswa telah diterima bekerja usai menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).

“Ada sekitar 28 persen siswa yang sudah bekerja sebelum lulus karena saat PKL dinilai cocok dan langsung diminta oleh industri,” katanya.

Ia menjelaskan, perusahaan biasanya langsung menghubungi pihak sekolah untuk meminta siswa yang dinilai memenuhi kebutuhan industri.

Beberapa jurusan yang paling banyak terserap dunia kerja di antaranya Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP), Perhotelan, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), serta Desain Produksi Busana (DPB).

“Kalau BDP banyak dibutuhkan di retail dan toko modern, sedangkan DPB banyak yang membuka usaha jahit sendiri,” ujarnya.

Selain itu, SMKN 1 Sumenep juga membuka kelas industri melalui kerja sama dengan perusahaan besar seperti Alfamart dan Axioo.

Dalam program tersebut, siswa mengikuti kurikulum yang telah diselaraskan dengan kebutuhan industri sehingga peluang direkrut setelah lulus semakin besar.

“Untuk kelas industri, sekitar 60 persen siswa biasanya langsung direkrut tanpa tes,” katanya.

Fajariyah menambahkan, sekolah juga rutin menggelar job fair dan rekrutmen langsung bersama perusahaan sebelum siswa menerima ijazah.

“Tahun ini ada 18 perusahaan yang membuka peluang kerja bagi siswa kami,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....