Cabdin Melakukan Pengawasan Ketat SPMB 2026, Antisipasi Terjadi Manipulasi Data
- 09 Mei 2026 20:47 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Cabang DInas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep pastikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), akan dilakukan pengawasan secara ketat guna mengantisipasi terjadinya kecurangan, utamanya pada manipulasi jalur seleksi domisili.
Kepala Cabang DInas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep, Rusliy menegaskan, Seluruh sistem pendaftaran pada tahun ini seluruhnya terhubung dengan sistem data Pemerintah Provinsi, sehingga indikasi kecurangan ataupun perbuhan data akan terlihat jelas.
"untuk SPMB tahun ini sudah tidak bisa dicurangi, karena sudah online langsung ke provinsi, sehingga jika ada yang digeser akan langsung ketahuan," ujarnya, Sabtu 9 Mei 2026.
Selain itu, perubahan data ataupun domisili hanya bisa dilakukan melalui Operator. Namun untuk melakukan hal tersebut sulit dilakukan, sebab saat ini sistem tersebut diawasi langsung oleh provinsi. sehingga jika terjadi kecurangan, provinsi akan memberikan tindakan secara tegas.
"jika terjadi kecurangan, kami akan melaporkan langsung kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar diberikan sanksi atau panishment," katanya.
Ia mengungkapkan hingga saat ini pihaknya masih belum menemunkan adanya pemindahan domisili ataupun manipulasi data, dalam proses SPMB tahun ini.
Rusliy menambahkan pengawasan dilakukan tidaknya dilakukan melalui sistem, pihaknya juga membntuk panitia helpdesk dan tim khusus untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala atau kesulitan dalam proses pendaftaran.
"Jika terdapat masyarakat atau murid yang mengalami kendala ataupun kesulitan bisa datang langsung ke sekolah atau ke Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep, karena kami sudah mempersiapkan tim bantuan," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....