GOW Sumenep Dorong Kemandirian Perempuan lewat Seminar Advokasi

  • 22 Apr 2026 16:50 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep — Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumenep terus mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian perempuan di dunia kerja melalui seminar dan pelatihan advokasi bertema “Perempuan Mandiri, Advokasi untuk Kesetaraan di Dunia Kerja” pada Rabu 22 April 2026.

Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan nuansa budaya, di mana seluruh peserta mengenakan kebaya sebagai bentuk penghormatan kepada R.A. Kartini, sosok pelopor perjuangan hak-hak perempuan di Indonesia.

Ketua Bidang Hukum dan HAM GOW Sumenep, Damayanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman perempuan terkait hak-hak ketenagakerjaan. Hal tersebut mencakup perlindungan hukum, kesetaraan upah, hingga peluang pengembangan karier.

“Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan praktis dalam menghadapi berbagai persoalan di tempat kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua GOW Sumenep, Jamilah Siradj, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan. Namun, di sisi lain, perempuan masih menghadapi berbagai tantangan di dunia kerja.

“Karena itu, kemampuan advokasi menjadi sangat penting agar perempuan mampu memperjuangkan haknya secara tepat dan berdaya,” ungkapnya.

Sebagai narasumber, Advokat sekaligus Anggota Komisi Informasi Sumenep, Hawiyah Karim, menyoroti masih kuatnya pengaruh sistem patriarki yang memengaruhi posisi perempuan di berbagai sektor.

Menurutnya, advokasi tidak dimaknai sebagai bentuk perlawanan terhadap laki-laki, melainkan sebagai upaya memperjuangkan keadilan dan kesetaraan.

“Advokasi adalah jalan untuk menciptakan keseimbangan dan keadilan, bukan untuk saling berhadapan,” ucapnya tegas.

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta dari 26 organisasi wanita ini diharapkan mampu memperkuat peran organisasi perempuan sebagai agen advokasi kebijakan yang berpihak pada perempuan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong perempuan agar semakin berani, memiliki pengetahuan, serta keterampilan dalam memperjuangkan hak-haknya, sekaligus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil dan setara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....