Kreatif, Peringatan Hari Kartini Melalui Kegiatan Belajar Membatik

  • 21 Apr 2026 19:31 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Peringatan Hari Kartini dimaknai dengan cara kreatif melalui kegiatan belajar membatik oleh PAUD Nikmatul Kubro Kelurahan Karangduak Kecamatan Kota Sumenep, Senin, 20 April 2026. Menariknya, seluruh siswa perempuan tampil anggun dengan busana ala Kartini sedangkan siswa laki-laki dengan pakaian batik, menambah suasana kental nuansa budaya.

Dengan mengenakan kebaya sederhana dan pakaian batik, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Dalam kegiatan ini, anak-anak dikenalkan proses pembuatan batik secara langsung. Mulai dari menggambar pola, mencanting, hingga proses pewarnaan diperkenalkan secara sederhana sehingga mudah dimengerti oleh anak PAUD.

Para pendamping dari Rumah Produksi Batik Rato Kecamatan Kota, yang menjadi tempat kunjungan dan belajar membatik, memberikan arahan dengan sabar agar anak-anak dapat mencoba membatik dengan aman. Meski masih didampingi para orang tua, namun mereka terlihat bersemangat saat memegang pewarna dan menggoreskan atas kain.

Anak-anak menunjukkan hasil karyanya membatik (Foto: Dok. PAUD NK)

Pendamping dari Rumah Produksi Batik Rato, Muzakki, mengatakan bahwa rumah produksi yang dikelolanya sering dikunjungi pelajar di Sumenep untuk belajar dan mengenal batik lebih dalam. “Banyak lembaga-lembaga PAUD yang kunjungan kesini untuk belajar membatik dan mengenalkan para siswanya bagaimana teknik dan proses membatik secara sederhana” katanya di awal pembuka acara sebelum para siswa memulai kegiatan.

Kepala Sekolah PAUD Nikmatul Kubro, Dewi Yusminingsih, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pembelajaran luar kelas (outingclass) yang menyenangkan. “Anak-anak tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga mengenal identitas budaya bangsa. Karena kegiatan ini juga dalam rangka peringatan Hari Kartini, sehingga harapannya anak-anak tidak sekedar perayaan seremonial, namun mereka punya pengalaman bermakna,” katanya menjelaskan.

Harapannya kegiatan ini para siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga membawa pulang cerita dan kebanggaan terhadap budaya daerahnya. Mengenalkan batik sebagai warisan budaya, dapat menumbuhkan rasa cinta sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....