Mahasiswa Sapeken: Merantau Demi Gelar, Rindu Tetap Tinggal

  • 14 Apr 2026 21:30 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Mahasiswa asal kepulauan di Kabupaten Sumenep menghadapi dilema antara melanjutkan pendidikan di kota dan kerinduan terhadap kampung halaman. Hal ini mengemuka dalam dialog bersama kader Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (HIMPASS) angkatan 25, Ani Rafflin dan Hairil Magfirah.

Ani Rafflin mengatakan, pendidikan menjadi prioritas utama meski harus meninggalkan keluarga sejak usia dini. Ia menilai merantau merupakan konsekuensi untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.

“Menurut saya sepadan, karena ini untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Ani kepada RRI, Selasa, 14 April 2026.

Hairil Magfirah menilai merantau sebagai langkah penting untuk membuka peluang yang lebih luas. Ia juga memilih menetap sementara di kota setelah lulus untuk membantu keluarga sekaligus mempersiapkan kontribusi bagi daerah asal.

“Saya memilih tetap di kota dulu setelah lulus agar bisa membantu keluarga dan nantinya berkontribusi ke daerah asal,” kata Hairil.

Keduanya mengakui, rasa rindu terhadap keluarga tetap menjadi tantangan selama menjalani pendidikan di kota. Namun, aktivitas kuliah dan interaksi sosial membantu mengurangi beban tersebut.

Selain itu, mereka menyoroti keterbatasan infrastruktur di daerah asal, seperti akses listrik yang belum optimal. Kondisi ini dinilai menjadi kendala bagi pelajar dalam mengakses pendidikan secara maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....