Ribuan Mangrove Ditanam untuk Menjaga Pesisir Kepulauan Sumenep

  • 27 Jul 2026 19:42 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Di Pulau Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, ribuan bibit mangrove mulai memenuhi garis pantai. Satu per satu ditanam sebagai ikhtiar menjaga pesisir dari ancaman abrasi sekaligus memperkuat daya dukung lingkungan di tengah perubahan iklim yang kian nyata.

Sebanyak 2.500 bibit mangrove ditanam melalui kolaborasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ibrahimy (UNIB) Sukorejo, Karang Taruna Laskar Obor, SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI), pelajar, dan masyarakat setempat. Jumlah itu merupakan setengah dari target 5.000 bibit yang direncanakan di kawasan pesisir wilayah operasi perusahaan.

Bagi masyarakat pesisir, mangrove bukan sekadar deretan pohon di tepi pantai. Vegetasi ini menjadi benteng alami yang mampu menahan abrasi, menjaga garis pantai, sekaligus menjadi tempat hidup berbagai biota laut yang menopang aktivitas perikanan warga.

Ketua Karang Taruna Laskar Obor, Imran, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan yang dirancang berkelanjutan.

"Penanaman mangrove ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi langkah berkelanjutan untuk menjaga ekosistem pesisir. Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Pagerungan Besar," ujarnya, Minggu, 26 Juli 2026.

Semangat serupa juga dirasakan mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Perwakilan mahasiswa KKN UNIB Sukorejo, Lilik Rahmawati, menilai keterlibatan langsung di lapangan menjadi pengalaman berharga sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.

"Penanaman mangrove bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam harapan bagi masa depan lingkungan yang lebih baik," kata Lilik.

Menurut dia, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga komitmen bersama untuk merawatnya hingga tumbuh. Mangrove memiliki peran penting sebagai penyerap karbon biru (blue carbon), selain menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan.

Kolaborasi lintas unsur di Pagerungan Besar itu diharapkan menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak gerakan pelestarian lingkungan di kawasan kepulauan. Sebab, menjaga pesisir tidak cukup dilakukan dalam sehari, melainkan melalui kepedulian yang terus tumbuh bersama waktu.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....