Kapolres Sumenep Dukung Percepatan Tanam

  • 13 Apr 2026 14:51 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Mengantisipasi dampak fenomena El Niño yang berpotensi memicu kekeringan, jajaran kepolisian bersama pemangku kepentingan di Kabupaten Sumenep menggelar gerakan percepatan tanam padi dan jagung hibrida.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto di Desa Legung Barat, Kecamatan Batang-Batang, Senin 13 April 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Gerakan ini melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani, sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas produksi pangan di tengah ancaman perubahan iklim.

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto menegaskan, percepatan masa tanam menjadi langkah strategis agar petani tetap bisa memaksimalkan produksi sebelum memasuki puncak musim kering.

“Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk mengantisipasi dampak El Nino sekaligus memastikan produksi pertanian tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama rombongan turut melakukan penanaman bibit padi dan jagung hibrida secara simbolis bersama para petani setempat.

Selain fokus pada sektor pertanian, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.

Berdasarkan laporan lapangan, tahap awal penanaman telah mencakup lahan seluas 53 hektare. Sementara untuk tahap berikutnya, direncanakan pengelolaan lahan tambahan untuk tanaman padi dan jagung pada tahun ini.

Meski demikian, sejumlah kendala masih dihadapi petani, di antaranya keterbatasan sumber air akibat pengeboran yang belum maksimal serta adanya gangguan kualitas air untuk irigasi.

Kapolres menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mengatasi hambatan tersebut agar program percepatan tanam dapat berjalan optimal.

“Kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan petani sangat penting untuk mengatasi kendala di lapangan, sehingga ketahanan pangan tetap terjaga,” ujarnya menambahkan.

Dengan adanya gerakan ini, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Sumenep tetap terjaga serta mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan secara berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....