Pemkab Sumenep Perluas Pengembangan Sektor Perkebunan

  • 05 Mar 2026 00:16 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai memperluas fokus pembangunan sektor pertanian dengan mengembangkan subsektor perkebunan. Langkah ini dilakukan sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid, menjelaskan bahwa pemerintah pusat saat ini tengah menjalankan program pengembangan komoditas perkebunan strategis, seperti kopi, kakao, tebu, kelapa, dan jambu mete.

“Dari program tersebut, Sumenep memperoleh alokasi untuk peremajaan dan pengembangan komoditas kelapa serta jambu mete,” ujarnya. Rabu 4 Maret 2026.

Menurutnya, penguatan subsektor perkebunan diyakini dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi sektor pertanian daerah. Dengan perluasan lahan tanam serta peningkatan kualitas tanaman, produksi komoditas perkebunan diharapkan meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Meski demikian, sektor tanaman pangan tetap menjadi perhatian utama. DKPP menargetkan peningkatan produktivitas gabah dari rata-rata enam ton per hektare menjadi tujuh hingga delapan ton per hektare.

Upaya tersebut akan ditempuh melalui pendampingan yang lebih intensif kepada petani, penerapan teknologi pertanian modern, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.

“Target itu tentu harus didukung dengan peningkatan kualitas SDM pertanian,” katanya.

Chainur menambahkan, pihaknya secara berkelanjutan memberikan pelatihan dan pembinaan kepada para penyuluh pertanian agar mampu mendampingi petani secara maksimal, baik dalam pengelolaan tanaman pangan maupun komoditas perkebunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....