Sambut Ramadhan, BPJS Pamekasan Imbau Peserta JKN Skrining Kesehatan

  • 20 Feb 2026 14:05 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Memasuki bulan suci Ramadhan, menjaga kondisi kesehatan dan memastikan kelengkapan administrasi menjadi langkah penting agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih tenang. Menyambut momen tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galh Anjung Sari, mengingatkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk melakukan sejumlah persiapan sejak dini.

Menurut Galh, menjaga kondisi kesehatan saat bulan ramadhan merupakan langkah awal yang tidak boleh diabaikan. Galih mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Skrining Riwayat Kesehatan yang tersedia pada Aplikasi Mobile JKN maupun melalui layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165 untuk mendeteksi risiko penyakit kronis sejak dini.

“Memasuki Ramadhan, kami mengajak seluruh peserta JKN untuk melakukan skrining riwayat kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN atau layanan PANDAWA. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, peserta akan lebih tenang dalam menjalani ibadah puasa,” ujar Galih saat diwawancara pada Kamis, 19 Februari 2026.

Galih menambahkan bahwa peserta JKN yang terdaftar dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) maupun Program Rujuk Balik (PRB) harus lebih memperhatikan kondisi kesehatannya. Konsultasi rutin dengan dokter di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dinilai penting agar konsumsi obat tetap terkontrol selama berpuasa.

“Bagi peserta Prolanis dan PRB, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter terkait penyesuaian jadwal minum obat dan pola aktivitas selama Ramadhan. Hal ini penting agar ibadah tetap lancar tanpa mengabaikan kondisi kesehatan,” ungkap Galih.

Selain memastikan kondisi badan tetap sehat, Galih juga mengingatkan untuk mengecek status kepesertaan JKN agar tetap aktif. Galih menjelaskan bahwa pengecekan status kepesertaan dapat dengan mudah dilakukan oleh peserta hanya melalui aplikasi mobile JKN, layanan PANDAWA, maupun BPJS Kesehatan Care Center 165.

“Pastikan status kepesertaan aktif saat bulan Ramadhan agar ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, peserta tidak terkendala administrasi. Sekarang sudah terdapat berbagai kanal layanan non tatap muka untuk memudahkan peserta mengurus administrasi,” jelas Galh.

Sementara itu, Shinta (24), peserta JKN asal Pamekasan, mengaku rutin memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk mengecek status kepesertaannya. Shinta merasa aplikasi tersebut sangat membantu karena rumahnya cukup jauh dari Kantor BPJS Kesehatan.

“Dengan Aplikasi Mobile JKN, saya bisa cek status kepesertaan tanpa harus datang langsung ke kantor. Jadi kalau sewaktu-waktu dibutuhkan, saya sudah memastikan statusnya aktif dan tidak ada kendala administrasi,” ungkap Shinta.

Shinta juga menilai kemudahan akses layanan digital sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Menurut Shinta fitur yang ada pada aplikasi Mobile JKN cukup lengkap untuk mengurus administrasi dari mana saja dan kapan saja.

“Fitur-fiturnya sangat menarik dan mudah dipahami. Dengan adanya layanan non tatap muka ini saya merasa lebih tenang tanpa terbebani urusan administrasi,” pungkasnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....