Dukung program ASRI, Kesadaran Persoalan Sampah Harus Ditingkatkan

  • 18 Feb 2026 16:46 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Program Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang digagas pemerintah, merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Permasalahan sampah yang menjadi perhatian serius harus bisa ditangani secara bersama-sama.

Pecinta lingkungan Sumenep Dardiri Zubairi mengatakan permasalahan sampah harus bisa dicarikan solusi terutama pendekatan kepada masyarakat seperti sosialisasi. Kesadaran untuk membantu mengatasi sampah di tingkat rumah tangga akan memiliki dampak yang cukup besar agar bisa dikelola dengan maksimal.

“Ada beberapa hal yang mestinya harus dilakukan, pertama kampanye penyadaran sampai pada tingkat RT itu, melakukan kampanye penyadaran bagi warga untuk membuang sampah pada tempatnya yang sudah ditentukan. Termasuk kalau bisa didaur ulang sampah-sampah non-organik, seperti sampah kayak plastik. Sementara sampah yang sudah tidak bisa didaur ulang itu mungkin bisa dibakar,” kata Dardiri, Rabu 18 Februari 2026.

Bantuan teknologi juga bisa mempermudah masyarakat dalam menanggulangi permasalahan sampah mulai tingkat rumah tangga seperti dengan alat incinerator yang mulai dikembangkan. Namun hal tersebut juga harus didukung dengan kesadaran tinggi masyarakat akan permasalahan sampah saat ini.

“Saya pikir ada alat teknologi yang memungkinkan agar pembakarannya lebih aman bagi lingkungan. Tetapi proses penyadaran ini karena saya pikir yang paling penting, karena banyak masyarakat yang masih belum menganggap sampah itu sebagai satu persoalan,” ucapnya

Dardiri menjelaskan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah bukan sebuah solusi yang optimal jika harus mengakomodir sampah dari masyarakat sehari-hari. Namun harus ada pengelahan atau daur ulang sampah agar bisa mengurangi volume sampah sejak di lingkungan rumah tangga hingga di TPA.

“Tetapi di tingkat masyarakat saya pikir penyadaran terhadap persoalan sampah ini menjadi penting juga. Cuma ini pasti juga terkait dengan persoalan-persoalan kebijakan. Kalau pemerintahnya semuanya komplek untuk menyelesaikan kasus-kasus seperti ini, saya pikir bisa. TPA itu hanya satu alternatif bisa dijadikan tempat pembuangan sampah, tetapi jangan ditumpuk, harus dikelola.” ujarnya mengakhiri

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....