Ratusan Siswa MTsN 1 Sumenep Diwisuda

  • 11 Feb 2026 13:27 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID Sumenep - Suasana Graha Al-Ikhlas Kemenag Sumenep pagi itu terasa khidmat namun hangat, dipenuhi senyum bangga para siswa, orang tua, dan guru yang hadir. Spanduk bertema “Selaraskan Jiwa Raga dengan Al-Qur’an dan Sunnah” terpampang jelas, seolah menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting dalam perjalanan spiritual para peserta didik MTsN 1 Sumenep.

Deretan siswa tampak rapi mengenakan busana wisuda, menunggu giliran untuk dikukuhkan sebagai wisudawan Tahfidzul Qur’an VIII dan Qira’atil Kitab VI Tahun Pelajaran 2025/2026. Di antara mereka, ada rasa haru bercampur bangga, karena capaian ini lahir dari proses panjang, disiplin, dan ketekunan dalam menghafal serta memahami kitab suci.

Sebanyak 105 siswa resmi diwisuda, terdiri dari 85 peserta Tahfizhul Qur’an dengan capaian hafalan antara 2 hingga 8 juz, serta 20 peserta Qira’atil Kitab VI. Bukan jumlah yang sedikit, apalagi jika melihat usaha dan waktu yang mereka curahkan untuk mencapai titik ini.

Untuk memastikan kualitas hafalan tetap terjaga, proses Quality Control program tahfidz dipandu langsung oleh pakar Al-Qur’an, K.H. Ach Syarif Fatoni. Sementara itu, para wisudawan Qira’atil Kitab menunjukkan kemahiran membaca kitab kuning dengan Metode Al-Fatih, sebuah pendekatan yang menuntut ketelitian sekaligus pemahaman mendalam.

Plt. Kepala MTsN 1 Sumenep, Koesdartina, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama erat antara sekolah dan orang tua. Dalam sambutannya,

"Prestasi para siswa adalah buah sinergi antara pembina Tahfidz, pembina Qira’atul Kutub, serta pendampingan penuh kasih dari wali murid," kata Koesdartina, Rabu, 11 Februari 2026.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi kepada MTsN 1 Sumenep. Menurutnya, wisuda ini bukan sekadar formalita.

"Ini bukti nyata penghargaan madrasah terhadap proses intelektual dan spiritual para siswa yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan Qira’atil Kitab," ucap Abdul Wasid.

Di penghujung acara, harapan besar pun disematkan kepada para lulusan agar tidak hanya mahir dalam hafalan dan bacaan kitab, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah dalam kehidupan sehari-hari. Sebuah langkah kecil hari ini, semoga membawa manfaat panjang ke depan — tenang saja, prosesnya terus berjalan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....