Standarisasi MBG Sesuai Angka Kecukupan Gizi

  • 09 Feb 2026 12:33 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, memastikan kualitas utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap terjaga, baik dari aspek gizi, rasa, porsi, hingga keamanan bahan pangan yang disajikan kepada peserta didik.

Kepala SPPG Batang-batang, Achmad Zainudin menegaskan, standar gizi MBG disusun berdasarkan prinsip gizi seimbang yang mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian anak.

“Untuk kualitas gizi, kami mengacu pada gizi seimbang, meliputi karbohidrat, protein hewani dan nabati, termasuk sayur dan buah. Porsi tersebut mencukupi sekitar 20 hingga 25 persen AKG per hari, terutama untuk menu makan siang atau sarapan,” ujar Achmad Zainudin, Senin 9 Februari 2026.

Ia menambahkan, aspek rasa juga menjadi perhatian serius agar makanan yang disajikan dapat diterima oleh anak-anak dan tidak menyisakan makanan.

“Kami memastikan rasa menyesuaikan dengan lidah anak-anak, sehingga makanan bisa habis tanpa sisa,” ujarnya menambahkan.

Terkait porsi, Achmad Zainudin menyebutkan bahwa SPPG menerapkan pembagian porsi berdasarkan jenjang dan usia peserta didik.

“Porsi dibedakan mulai dari PAUD dan TK, kemudian SD kelas 1–3 dan kelas 4–6, hingga jenjang SMP dan SMA. Semua disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing usia,” ucapnya.

Selain kualitas gizi dan porsi, keamanan pangan juga menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan MBG di SPPG Batang-batang. Setiap bahan makanan yang digunakan dipastikan layak dan aman untuk dikonsumsi.

“Kami melibatkan pengawas gizi dan memastikan bahan baku yang dipesan sudah melalui proses pengolahan sebelum datang ke dapur SPPG,” ucapnya menambahkan.

Pengecekan dilakukan secara berlapis, baik sebelum maupun sesudah bahan baku diterima.

“Saat bahan datang, kami cek mulai dari kelayakan, aroma, hingga kesegarannya. Semua harus memenuhi standar sebelum diolah dan disajikan,” kata Achmad Zainudin.

Dengan penerapan standar tersebut, SPPG Batang-batang berharap Program Makan Bergizi Gratis bisa memberikan manfaat optimal bagi tumbuh kembang anak serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan di Kabupaten Sumenep.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....