Kenaikan Harga Daging jelang Lebaran Dipengaruhi Mekanisme Pasar

  • 17 Mar 2026 12:30 WIB
  •  Sumenep
Poin Utama
  • Kenaikan Harga
  • Lebaran
  • Bahan Pokok

RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep menyebut komoditas daging bukan termasuk bahan pokok yang dapat diintervensi langsung oleh pemerintah melalui kebijakan subsidi. Karena itu, pergerakan harga daging menjelang Hari Raya Idulfitri lebih banyak ditentukan oleh mekanisme pasar, terutama meningkatnya permintaan masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep, Moh. Ramli, mengatakan kenaikan harga daging menjelang Lebaran merupakan fenomena yang hampir selalu terjadi setiap tahun.

Menurutnya, lonjakan harga biasanya mulai terasa pada H-3 hingga menjelang Lebaran, yang menjadi periode puncak permintaan masyarakat terhadap daging.

“Komoditas daging tidak termasuk bahan pokok yang bisa diintervensi pemerintah seperti beras, minyak goreng, atau tepung. Jadi pergerakan harganya lebih dipengaruhi oleh permintaan pasar,” ujarnya, Selasa 17 Maret 2026.

Ramli menjelaskan, momentum Lebaran memang menjadi masa meningkatnya konsumsi masyarakat, terutama di wilayah Madura termasuk Kabupaten Sumenep. Banyak keluarga menyiapkan berbagai hidangan khas berbahan dasar daging untuk merayakan Idulfitri.

Meski harga cenderung meningkat menjelang hari raya, kondisi tersebut biasanya tidak berlangsung lama. Setelah Lebaran, harga daging umumnya mulai kembali normal, meskipun masih bertahan sedikit lebih tinggi hingga perayaan Hari Raya Ketupat.

“Biasanya puncak harga terjadi pada H-3 sampai menjelang Lebaran. Setelah itu mulai turun, walaupun masih bertahan sampai Hari Raya Ketupat,” katanya.

Untuk menjaga ketersediaan pasokan, pemerintah daerah terus mendorong kelancaran distribusi serta memastikan fasilitas pendukung seperti Rumah Potong Hewan (RPH) dapat beroperasi dengan optimal.

Ramli menambahkan, sebagian besar RPH di Kabupaten Sumenep saat ini telah memenuhi aspek legalitas, termasuk memiliki sertifikasi halal sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keamanan produk daging yang beredar di pasaran.

“Kami memastikan fasilitas RPH berjalan baik dan mayoritas sudah memiliki sertifikat halal,” ucapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....