Bupati Sumenep Pastikan Kesiapan Daerah Sambut Arus Mudik dan Salat Idulfitri

  • 14 Mar 2026 14:02 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengawal kelancaran arus mudik hingga pelaksanaan salat Idulfitri tahun ini. Berbagai langkah koordinasi lintas sektor telah dilakukan bersama aparat keamanan dan instansi terkait untuk memastikan masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman dan nyaman.

Menurut Fauzi, perhatian khusus diberikan pada mobilitas masyarakat kepulauan yang sebagian besar bergantung pada transportasi laut saat musim mudik. Karena itu, pemerintah daerah bersama pihak terkait terus memperkuat koordinasi guna menjaga kelancaran arus penumpang.

“Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pada momentum mudik sangat penting agar warga bisa merayakan hari raya dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya, Sabtu 14 Maret 2026.

Ia memastikan pelayanan publik tetap berjalan selama periode libur Lebaran, meskipun sebagian aparatur sipil negara menjalani cuti bersama. Layanan penting seperti kesehatan dan transportasi tetap disiagakan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan tenang. Pelayanan dasar tetap berjalan sehingga warga tidak mengalami kesulitan,” katanya.

Selain itu, Bupati Fauzi juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan aspek keselamatan selama perjalanan mudik. Ia mengimbau warga untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari kondisi fisik, kelayakan kendaraan, hingga mematuhi aturan lalu lintas.

“Rayakan Lebaran dengan penuh kebahagiaan, tetapi tetap tertib. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Ia juga menyoroti potensi gangguan ketertiban saat malam takbiran. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan konvoi secara berlebihan yang dapat membahayakan pengguna jalan lain maupun mengganggu ketertiban umum.

Lebih jauh, Fauzi mengajak masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Lebaran bukan sekadar perayaan, tetapi juga kesempatan untuk saling memaafkan, memperkuat silaturahmi, dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial,” katanya.

Ia juga mendorong masyarakat yang memiliki kemampuan finansial lebih untuk berbagi dengan warga yang membutuhkan sebagai bentuk solidaritas sosial.

“Semoga kita semua kembali dalam keadaan fitri dan hubungan silaturahmi di tengah masyarakat semakin erat,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....