Harga Pangan Sumenep Fluktuatif, Pemkab Jamin Stok Kebutuhan Pokok Aman
- 24 Feb 2026 11:30 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Diskop UKM dan Perindag Sumenep terus memantau pergerakan harga komoditas pangan menjelang momentum bulan suci Ramadhan.
Kepala Diskop UKM dan Perindag Sumenep, Moh. Ramli, menyatakan bahwa koordinasi lintas sektor dilakukan secara intensif bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan.
Kenaikan harga pada komoditas seperti daging ayam, sapi, serta aneka cabai rawit sempat terjadi dalam sepekan terakhir di pasar tradisional.
"Dinamika harga komoditas pangan seperti beras, jagung, dan cabai memang ada, namun per hari ini justru cabai rawit mulai menunjukkan tren menurun," ujarnya saat menjadi narasumber di Sumenep Menyapa RRI, Selasa 24 Februari 2026.
Berdasarkan hasil pantauan lapangan bersama jajaran Forkopimda di Pasar Anom menurut Ramli, ketersediaan barang di tingkat pedagang dipastikan masih sangat mencukupi. Ia menegaskan bahwa indikator stabilitas pasar terlihat dari daya beli masyarakat yang tetap terjangkau meski terdapat fluktuasi harga.
Pemerintah daerah memprediksi potensi kenaikan harga akan tetap ada seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Idul Fitri mendatang.
"Potensi kenaikan harga pada hari besar keagamaan adalah persoalan klasik, namun kami pastikan pemerintah hadir untuk memberikan edukasi dan fasilitasi," katanya.
Ramli menjelaskan bahwa kenaikan harga tidak selamanya berdampak negatif selama berada dalam koridor inflasi yang positif dan terkendali. Hal yang paling krusial bagi pemerintah saat ini adalah menjaga agar tidak terjadi gejolak ketidakstabilan pasokan di tengah masyarakat.
Pengawasan ketat juga dilakukan untuk mengantisipasi adanya aksi penimbunan barang oleh oknum pedagang maupun pihak produsen yang tidak bertanggung jawab.
Pihaknya tidak ingin momentum hari besar keagamaan ini disalahgunakan oleh pihak tertentu untuk mengambil keuntungan secara tidak wajar.
Diskop UKM dan Perindag Sumenep berkomitmen melakukan pemantauan rutin guna memastikan distribusi barang dari produsen ke pasar berjalan lancar. Langkah preventif ini diambil agar stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga dan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dengan baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....