Semanis Kurma: Tingkatkan Ibadah Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

  • 08 Mar 2026 19:27 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Sepuluh hari terakhir dalam bulan Ramadan menjadi waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam. Pada periode ini, umat Muslim dianjurkan meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan. Banyak ulama menyebut fase ini sebagai puncak dari perjalanan spiritual selama Ramadan.

Hal ini diingatkan K.H Ahmad Halimy, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumenep, saat mengawali Program Semanis Kurma, Minggu, 8 Maret 2026. “Kita sudah berada dipenghujung sepuluh hari kedua bulan Ramadan, sehingga terus tingkatlan ibadak, karena semakin akhir biasanya semakin sibuk mempersiapak kebutuhan hari raya, padahal banyak keutaman di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan,” katanya mengingatkan.

Menurut K.Halimy, salah satu keistimewaan terbesar pada sepuluh hari terakhir adalah adanya malam Lailatul Qadar. Dalam Al-Qur'an dijelaskan bahwa malam tersebut lebih baik dari seribu bulan. Artinya, ibadah yang dilakukan pada malam itu memiliki nilai pahala yang sangat besar dan berlipat ganda.

“Teladan ini dicontohkan oleh Nabi Muhammad yang meningkatkan intensitas ibadahnya ketika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan. Dalam berbagai riwayat hadis disebutkan bahwa Nabi menghidupkan malam-malamnya dengan salat, zikir, membaca Al-Qur'an serta doa. Bahkan beliau juga membangunkan keluarganya agar turut beribadah,” ujarnya menambahkan.

Selain memperbanyak ibadah, Rasulullah juga melaksanakan i’tikaf di masjid pada sepuluh hari terakhir. I’tikaf merupakan ibadah dengan cara berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah kepada Allah. Tujuannya adalah mendekatkan diri kepada Tuhan serta mencari keberkahan malam Lailatul Qadar.

Pada masa ini pula umat Islam dianjurkan memperbanyak doa memohon ampunan. Salah satu doa yang dianjurkan ketika mencari Lailatul Qadar adalah memohon agar Allah menghapus dosa-dosa. Hal ini menunjukkan bahwa sepuluh hari terakhir menjadi kesempatan besar untuk memperbaiki diri.

Sepuluh hari terakhir Ramadan juga menjadi momen refleksi spiritual. Setelah menjalani puasa selama hampir satu bulan, umat Islam diajak untuk semakin memperkuat hubungan dengan Allah melalui ibadah yang lebih khusyuk. Momentum ini sering dimanfaatkan untuk meningkatkan sedekah, membaca Al-Qur’an dan memperbanyak amal kebajikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....