Penyuluh Agama Ajak Berpuasa Sepenuh Hati
- 25 Feb 2026 12:35 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Ibadah puasa di bulan suci Ramadan hendaknya dijalankan dengan sepenuh hati agar mampu mengantarkan umat Islam pada tujuan hakiki, yakni meraih ketakwaan kepada Allah SWT. Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Aviya Shafiyana Shulha, M.Pd., dalam program siaran Mutiara Pagi Ramadan.
Menurut Aviya, puasa yang dilakukan dengan kesadaran dan keikhlasan akan memberikan dampak spiritual yang lebih mendalam. Ia menjelaskan, puasa bukan hanya ibadah fisik menahan lapar dan dahaga, tetapi juga proses penyucian hati serta penguatan hubungan manusia dengan Tuhan.
Ia menegaskan bahwa menjalankan puasa sepenuh hati berarti menghadirkan niat yang tulus, menjaga kejujuran, serta menghindari perbuatan yang dapat merusak nilai ibadah. “Jika hati ikut berpuasa, maka seluruh anggota tubuh akan terjaga dari hal-hal yang tidak diridhai Allah,” ujarnya.
Aviya menambahkan, tujuan hakiki puasa adalah membentuk pribadi bertakwa yang tercermin dalam perilaku sehari-hari. Oleh karena itu, Ramadan harus dijadikan momentum memperbaiki akhlak, meningkatkan kesabaran, serta menumbuhkan empati terhadap sesama, terutama kaum yang membutuhkan.
| Baca juga: Keutamaan Ar-Rayyan di Bulan Ramadan |
Selain itu, ia mengajak umat Islam memperbanyak ibadah sunnah dan amal sosial selama Ramadan sebagai wujud kesungguhan hati dalam berpuasa.
Membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta mempererat silaturahmi dinilai sebagai jalan untuk menguatkan nilai spiritual puasa.
Dalam pandangannya, puasa sepenuh hati juga berarti menjadikan Ramadan sebagai sarana evaluasi diri. Setiap muslim diajak merenungi kekurangan, memperbaiki kesalahan, dan menata kembali tujuan hidup agar selaras dengan nilai-nilai keimanan.
Ia berharap umat Islam di Kabupaten Sumenep dapat menjadikan Ramadan tahun ini sebagai perjalanan spiritual yang bermakna. “Puasa dengan sepenuh hati akan menuntun kita pada tujuan hakiki kehidupan, yaitu kedekatan dengan Allah dan kemuliaan akhlak,” pungkasnya. (Dy)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....