ISPA akibat Virus dan Bakteri Memiliki Penanganan Berbeda
- 07 Sep 2026 14:44 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dapat disebabkan virus maupun bakteri. Kedua penyebab tersebut memiliki karakteristik dan penanganan yang berbeda.
Kepala Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, Ahmad Syamsuri, mengatakan ISPA ringan akibat virus umumnya dapat sembuh tanpa pengobatan khusus. Pemulihan bergantung pada kondisi daya tahan tubuh penderita.
“Kalau ISPA yang ringan, yang virus ini, itu bisa sembuh dengan sendirinya, antara tiga sampai 10 hari maksimal itu sudah sembuh sendiri,” ujar Ahmad Syamsuri di Indonesia Sehat, Jumat, 4 September 2026.
Berbeda dengan infeksi virus, ISPA akibat bakteri dapat menimbulkan kondisi yang lebih berat. Penderita dapat mengalami demam dan membutuhkan pemeriksaan medis.
Dokter dapat memberikan antibiotik jika infeksi disebabkan bakteri. Penggunaan obat tersebut harus berdasarkan pemeriksaan dan anjuran tenaga kesehatan.
Masyarakat perlu memperhatikan perkembangan gejala sejak awal. Batuk yang memburuk, sakit tenggorokan, nyeri saat menelan, demam dan sesak napas menjadi tanda untuk segera mencari pertolongan medis.
Selain pengobatan, pencegahan tetap penting dilakukan. Asupan bergizi, buah, vitamin, olahraga dan menjaga stamina menjadi bagian dari upaya mempertahankan daya tahan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....