Kepiting Kukus, Lezat Sekaligus Kaya Nutrisi

  • 22 Agt 2026 15:34 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Kepiting kukus tidak hanya dikenal sebagai hidangan laut yang lezat, tetapi juga memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Pengolahan dengan cara dikukus menjadi salah satu pilihan karena tidak membutuhkan banyak tambahan minyak atau bahan berlemak.

USDA FoodData Central melalui data nutrisi yang dirangkum University Hospitals mengungkap, daging kepiting merupakan sumber protein yang cukup tinggi dengan kandungan lemak relatif rendah. Data gizi untuk kepiting yang dimasak dengan panas lembap menunjukkan kandungan protein sekitar 17 gram per 100 gram, disertai berbagai mineral seperti selenium, zinc, fosfor, dan magnesium.

Salah satu keunggulan kepiting adalah kandungan vitamin B12. Vitamin ini berperan dalam pembentukan sel darah merah dan membantu menjaga fungsi sistem saraf. Data nutrisi menunjukkan kepiting yang telah dimasak memiliki kandungan vitamin B12 yang cukup tinggi.

Dilansir dari Alaska Seafood Marketing Institute, kepiting juga mengandung selenium yang berperan sebagai bagian dari sistem pertahanan antioksidan tubuh. Selain itu, kandungan zinc dan tembaga mendukung berbagai fungsi metabolisme tubuh serta membantu menjaga fungsi normal sistem kekebalan tubuh.

Manfaat lainnya berasal dari kandungan asam lemak omega-3, termasuk EPA dan DHA. Data Alaska Seafood Marketing Institute yang mengacu pada data USDA menunjukkan kepiting matang mengandung EPA dan DHA, meskipun jumlahnya dapat berbeda berdasarkan jenis kepiting.

Namun, cara mengolah dan jumlah konsumsi tetap perlu diperhatikan. Kepiting secara alami mengandung kolesterol dan sodium, sehingga orang yang perlu membatasi kedua zat tersebut sebaiknya memperhatikan porsi serta menghindari tambahan garam atau saus yang tinggi sodium.

Selain itu, kepiting harus dimasak hingga matang untuk mengurangi risiko penyakit akibat pangan. Kepiting kukus dapat menjadi pilihan menu bergizi apabila dikonsumsi dalam porsi wajar dan dipadukan dengan pola makan seimbang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....