Jam Tidur Ideal Bantu Menjaga Kesehatan Otak

  • 17 Apr 2026 09:47 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Kualitas dan durasi tidur menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan otak. Namun, hal ini masih sering diabaikan, terutama di tengah aktivitas harian yang padat.

Tidur bukan sekadar waktu istirahat. Tidur merupakan proses biologis yang berperan menjaga fungsi otak. Kurang tidur dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan kognitif, termasuk penyakit Alzheimer yang menjadi penyebab utama demensia.

Untuk orang dewasa usia 18 hingga 64 tahun, durasi tidur yang disarankan berkisar tujuh hingga sembilan jam per malam. Sementara itu, lansia di atas 65 tahun membutuhkan sekitar tujuh hingga delapan jam tidur.

Saat tidur, otak menjalankan proses penting. Salah satunya adalah membersihkan limbah metabolisme melalui sistem glymphatic. Pada fase tidur nyenyak, cairan otak membantu membilas protein beracun seperti beta amiloid yang berkaitan dengan Alzheimer.

Tidur juga berperan dalam penyimpanan memori. Otak memindahkan informasi dari memori jangka pendek ke memori jangka panjang. Proses ini membantu meningkatkan kemampuan belajar dan daya ingat.

Kualitas tidur tidak kalah penting dari durasi. Dalam satu malam, tubuh membutuhkan beberapa siklus tidur yang terdiri dari fase ringan, nyenyak, dan REM. Gangguan pada siklus ini dapat menghambat pemulihan otak meski durasi tidur sudah cukup.

Selain itu, tidur membantu menstabilkan emosi. Tidur yang cukup membuat pikiran lebih jernih dan membantu mengelola stres dengan lebih baik.

Menjaga durasi dan kualitas tidur menjadi langkah sederhana untuk mendukung kesehatan otak. Kebiasaan ini juga membantu menurunkan risiko gangguan kognitif di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....