Dinkes Sumenep Pastikan Superflue Belum Ditemukan

  • 13 Jan 2026 10:51 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menyatakan hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus virus flu varian baru atau yang dikenal sebagai "Superflu" di wilayah ujung timur Pulau Madura tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, menegaskan bahwa berdasarkan data surveilans dari seluruh puskesmas dan rumah sakit, belum ada laporan mengenai pasien yang terindikasi terpapar varian tersebut.

"Sampai hari ini, hasil pantauan kami di lapangan menunjukkan nol kasus Superflu di Sumenep. Kami terus melakukan pemantauan intensif terhadap laporan penyakit pernapasan yang masuk," ujar Achmad Syamsuri saat menjadi narasumber dalam program Sumenep Menyapa di RRI Sumenep, Selasa (13/1/2026).

Syamsuri menjelaskan, meskipun tren global maupun nasional mulai mewaspadai munculnya varian virus ini, masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap waspada. Menurutnya, langkah pencegahan terbaik tetap mengacu pada protokol kesehatan dasar dan menjaga daya tahan tubuh.

Ia menambahkan bahwa gejala Superflu secara umum memiliki kemiripan dengan influenza pada umumnya, namun dengan tingkat penularan yang perlu diantisipasi lebih serius. Oleh karena itu, Dinkes P2KB Sumenep telah menginstruksikan tenaga kesehatan di tingkat dasar untuk meningkatkan deteksi dini.

"Kami meminta masyarakat yang mengalami gejala flu berat, demam tinggi, disertai sesak napas untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat," katanya.

Selain penguatan fasilitas kesehatan, Syamsuri juga menekankan pentingnya kelengkapan vaksinasi sebagai perlindungan tambahan bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....