Deteksi Dini TBC, Kunci Memutus Rantai Penularan

  • 18 Jul 2026 19:15 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Upaya memutus rantai penularan tuberkulosis (TBC) memerlukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Salah satu langkah paling efektif adalah melakukan deteksi dini terhadap gejala penyakit sehingga penderita dapat segera memperoleh pengobatan dan tidak menularkan kepada orang lain.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Achmad Syamsuri, di Program Indonesia Sehat RRI, Jumat, 17 Juli 2026. Menurutnya, TBC masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian bersama karena penularannya terjadi melalui percikan dahak atau droplet saat penderita batuk, bersin, maupun berbicara.

Ia menjelaskan, masyarakat perlu mengenali gejala TBC sejak dini. Di antaranya batuk yang berlangsung selama dua minggu atau lebih, disertai demam, berkeringat pada malam hari, penurunan berat badan, nafsu makan berkurang, dan tubuh mudah lelah. Apabila mengalami gejala tersebut, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

"Semakin cepat TBC ditemukan, semakin cepat pula pengobatan dapat diberikan. Dengan begitu, risiko penularan kepada anggota keluarga maupun masyarakat dapat ditekan," ujarnya.

Syamsuri menambahkan, pemeriksaan TBC di fasilitas kesehatan pemerintah dapat diakses oleh masyarakat sesuai prosedur yang berlaku. Selain pemeriksaan, pasien yang dinyatakan positif TBC juga akan mendapatkan pendampingan selama menjalani pengobatan agar terapi dapat diselesaikan hingga tuntas.

Menurutnya, keberhasilan pengobatan sangat bergantung pada kedisiplinan pasien dalam mengonsumsi obat sesuai jadwal. Pengobatan yang terputus sebelum waktunya berisiko menyebabkan bakteri menjadi kebal terhadap obat, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih sulit.

Dukungan moral dari keluarga dinilai menjadi salah satu faktor penting yang membantu pasien menjalani pengobatan hingga sembuh. Melalui edukasi yang berkelanjutan dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan sejak dini, angka penularan TBC dapat terus ditekan. Dengan deteksi dini, pengobatan yang tuntas, dan dukungan seluruh elemen masyarakat, target eliminasi TBC dapat diwujudkan secara bertahap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....