UMKM Sumenep Dituntut Berinovasi di tengah Tantangan Daya Beli Konsumen

  • 03 Sep 2026 11:50 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep masih menghadapi sejumlah tantangan dalam meningkatkan daya beli masyarakat dan memperluas pemasaran produk. Kondisi tersebut salah satunya dirasakan pelaku usaha kafe yang harus menyesuaikan strategi bisnis dengan pola kunjungan konsumen yang berubah setiap harinya.

Manajer Café Tanean, Moh. Fajar Siddiq mengatakan, tingkat kunjungan konsumen ke lokasi usaha tidak selalu stabil. Hari Senin hingga Selasa cenderung menjadi waktu yang lebih sepi dibandingkan hari lainnya.

"Kalau dari hari Senin agak rendah sedikit pembeli. Artinya bukan kemudian kita ramai terus dan ini juga menjadi tantangan baru bagi kita untuk bagaimana bisa mengembangkan Tanean ini dengan konsep-konsep ataupun produk event yang lebih baru untuk menarik konsumen sendiri," kata Fajar, Kamis 3 September 2026.

Kondisi tersebut mendorong pelaku usaha untuk terus melakukan inovasi, baik melalui pengembangan produk maupun penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dapat menjadi daya tarik bagi konsumen. Strategi tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk UMKM.

Selain daya beli, Fajar menyebut akses menjadi salah satu kendala utama dalam menarik lebih banyak pengunjung ke Café Tanean. Berdasarkan masukan dari pelanggan, jarak dan kondisi akses menuju lokasi masih menjadi pertimbangan bagi sebagian konsumen.

"Cuma ya itu, kendalanya masih di akses karena terlalu jauh bagi para customer kita. Itu yang sering saya dengar dari respon-respon para customer. Sehingga saya berharap juga dukungan pemerintah agar bisa menghidupkan juga. Sekalipun akses jalan cukup jauh, tapi minimal jalannya dibenahi saja. Itu yang menjadi harapan bagi kami," ujarnya.

Ia menilai sinergi antara pelaku UMKM dan pemerintah diperlukan untuk menciptakan ekosistem usaha yang lebih baik. Dukungan terhadap infrastruktur, promosi, serta ruang bagi penyelenggaraan kegiatan kreatif diharapkan mampu membantu UMKM memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....