Santri di Sumenep Didorong Menjadi Wirausaha
- 23 Mei 2025 22:25 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Pemerintah Kabupaten Sumenep melaksanakan Program Wirausaha Santri 2025. Program tersebut sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda berjiwa wirausaha, yang siap bersaing di tengah dinamika ekonomi digital dan global.
Wakil Bupati Kabupaten Sumenep, KH. Imam Hasyim saat membuka kegiatan di Pondok Pesantren (Ponpes) At Taufiqiyah, Bluto, menegaskan bahwa Program Wirausaha Santri tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga membentuk pola pikir wirausaha yang kreatif dan inovatif.
"Kami ingin santri tidak hanya menjadi ahli dalam ilmu agama, tetapi juga menjadi pelaku ekonomi yang mandiri, produktif, dan mampu menciptakan lapangan kerja," ujar KH. Imam Hasyim, Jumat (23/5/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa santri memiliki potensi besar dalam membangun usaha berbasis lokal yang berakar dari lingkungan pondok pesantren dan desa.
| Baca juga: Rujak Legendaris Tomina Bertahan Tiga Dekade |
Pemerintah berharap melalui program ini, akan terbentuk jejaring antar-santri dan alumni pesantren yang aktif mengelola usaha, baik secara mandiri maupun kolektif.
"Kami menginginkan para santri tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi bisa membangun jiwa kewirausahaan, supaya mereka bisa menjadi pelaku usaha yang mandiri dan mampu menciptakan lapangan kerja," kata dia.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya membentuk ekosistem kewirausahaan berbasis pesantren yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....