Jaga Stabilitas Ekonomi, DKUPP Sumenep Minta Masyarakat Bijak Kelola Keuangan
- 08 Apr 2026 10:38 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep Moh. Ramli meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu terkait kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan sempat beredar luas di tengah masyarakat. Pihaknya memastikan bahwa hingga saat ini pemerintah belum menetapkan kebijakan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minya (BBM).
“Kami pastikan, untuk saat ini belum ada kebijakan kenaikan BBM yang diberlakukan pemerintah. Masyarakat tidak perlu panik atau khawatir berlebihan,” katanya dalam dialog Sumenep Menyapa RRI Sumenep, Rabu 8 April 2026.
Ramli menjelaskan pemerintah saat ini tengah berupaya menjaga keseimbangan antara daya beli masyarakat dan keberlanjutan fiskal negara. Kebijakan penahanan subsidi yang dilakukan merupakan bagian dari strategi agar beban anggaran tidak meningkat secara signifikan, namun tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi.
“Kebijakan pemerintah tentu mempertimbangkan banyak aspek, terutama menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil, tanpa mengabaikan disiplin fiskal dan kepercayaan pasar,” ujarnya
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) karena hal tersebut justru dapat memicu kelangkaan barang dan ketidakstabilan harga di pasar. Selain itu, masyarakat juga diharapkan mampu melakukan perencanaan keuangan yang lebih matang, terutama di tengah situasi ekonomi yang penuh dinamika.
“Kondisi saat ini memang menuntut kita semua untuk lebih cermat dalam mengatur pengeluaran. Pola hidup hemat bukan hal baru, tetapi kembali relevan untuk diterapkan sebagai langkah antisipasi,” katanya.
Disamping itu pihaknya menyarankan agar masyarakat mulai menyiapkan dana cadangan keluarga guna menghadapi kemungkinan perubahan kondisi ekonomi ke depan. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi situasi yang tidak pasti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....