Nyekar setelah Salat Id, Tradisi Warga yang Tetap Dilestarikan

  • 21 Mar 2026 08:38 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep : Tradisi nyekar atau ziarah kubur setelah Salat Idul Fitri masih menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di berbagai daerah. Di tengah perubahan gaya hidup masyarakat modern, kebiasaan ini tetap dijaga oleh sebagian keluarga sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur. Salah satunya adalah Okky bersama keluarganya yang hingga kini konsisten melestarikan tradisi tersebut.

Usai melaksanakan Salat Id, Okky dan keluarganya langsung menuju pemakaman keluarga. Mereka membawa bunga untuk ditaburkan, membersihkan makam, serta memanjatkan doa. Bagi mereka, nyekar bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk kasih sayang yang tetap terjalin meski telah terpisah oleh waktu dan ruang.

Dalam keterangannya, Okky menyampaikan bahwa tradisi ini sudah dilakukan sejak ia kecil dan diwariskan secara turun-temurun. Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk meneruskan kebiasaan tersebut kepada generasi berikutnya. “Ini bukan hanya soal datang ke makam, tapi juga mengingat jasa orang tua dan leluhur,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk penghormatan, nyekar juga menjadi momen refleksi diri. Suasana hening di pemakaman memberikan ruang bagi setiap anggota keluarga untuk merenung tentang kehidupan, kematian, serta pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama. Nilai-nilai inilah yang menurut Okky perlu terus ditanamkan, terutama kepada anak-anak muda.

Menariknya, tradisi ini juga menjadi ajang mempererat hubungan keluarga. Di tengah kesibukan masing-masing, momen Lebaran menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul. Nyekar menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang menghadirkan kebersamaan dan kehangatan antaranggota keluarga.

Meski zaman terus berkembang, Okky dan keluarganya tetap berkomitmen menjaga tradisi nyekar. Mereka percaya bahwa kearifan lokal seperti ini tidak hanya memperkaya budaya, tetapi juga memperkuat nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan terus dilestarikannya tradisi nyekar, terlihat bahwa makna Idul Fitri tidak hanya sebatas perayaan kemenangan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingat asal-usul, menghargai yang telah tiada, serta menjaga hubungan antargenerasi.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....