Gempa Bumi Terjadi, Harus Bagaimana? Lakukan Ini!
- 28 Sep 2026 15:38 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Gempa bumi bisa terjadi kapan saja dan dalam waktu yang tidak bisa dipastikan. Guncangannya mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi jika tidak dihadapi dengan benar, situasi tersebut dapat membahayakan keselamatan.
Masyarakat penting mengetahui apa yang harus dilakukan ketika gempa terjadi. Tidak perlu panik, yang terpenting adalah tetap tenang dan segera melindungi diri. Perlu untuk diketahui ke mana harus menyelamatkan diri setelah guncangan berhenti.
Kenali Lingkungan Sebelum Gempa
Kesiapsiagaan sebaiknya dilakukan sebelum gempa terjadi. Masyarakat dapat mulai dengan mengenali kondisi rumah, tempat kerja, sekolah, maupun lokasi yang sering dikunjungi, termasuk mengetahui pintu keluar dan tempat yang dianggap aman untuk berlindung.
Perhatikan juga benda-benda di sekitar yang berpotensi jatuh ketika terjadi guncangan. Lemari, rak, televisi, kaca, dan barang berat lainnya sebaiknya ditempatkan atau diamankan agar tidak mudah menimpa orang ketika gempa terjadi.
Menyiapkan tas darurat juga bisa menjadi langkah sederhana yang sangat membantu. Tas tersebut dapat berisi air minum, makanan ringan, obat-obatan pribadi, senter, baterai, peluit, dokumen penting, serta kebutuhan dasar lainnya.
Saat Gempa, Jangan Langsung Berlari Keluar
Ketika tiba-tiba merasakan guncangan, hal pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dan jangan langsung berlari keluar bangunan. Jika berada di dalam ruangan, segera merunduk dan berlindung di bawah meja atau benda yang cukup kuat sambil melindungi kepala.
Pegang erat tempat berlindung tersebut sampai guncangan berhenti. Jauhkan diri dari kaca, lemari, rak, lampu, dan benda lain yang bisa jatuh atau pecah, serta jangan menggunakan lift selama gempa berlangsung.
Jika sedang berada di luar ruangan, segera cari tempat yang lebih terbuka dan jauh dari bangunan. Hindari berdiri di dekat tiang listrik, papan reklame, pohon besar, atau benda lain yang berpotensi roboh.
Sementara bagi yang sedang berkendara, sebaiknya kurangi kecepatan dan berhenti di tempat yang aman. Jangan menghentikan kendaraan di bawah jembatan, dekat bangunan, tiang listrik, atau lokasi lain yang berisiko terkena benda jatuh.
Setelah Gempa, Tetap Waspada
Berakhirnya guncangan bukan berarti situasi sudah sepenuhnya aman. Gempa susulan masih mungkin terjadi sehingga masyarakat perlu tetap berhati-hati dan tidak terburu-buru kembali ke dalam bangunan yang mengalami kerusakan.
Periksa kondisi diri sendiri dan orang-orang di sekitar. Jika ada yang terluka, berikan pertolongan sesuai kemampuan dan segera mencari bantuan dari petugas atau layanan darurat apabila diperlukan.
Sebelum masuk kembali ke rumah atau bangunan, perhatikan kondisi dinding, atap, kaca, instalasi listrik, dan bagian bangunan lainnya. Jika terlihat retak parah atau mengalami kerusakan, sebaiknya jangan masuk sebelum dinyatakan aman oleh pihak yang berwenang.
Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap kemungkinan bahaya lain setelah gempa, seperti kebakaran, kebocoran gas, kabel listrik yang putus, maupun benda-benda yang masih dapat jatuh. Jangan menyentuh kabel listrik yang terlepas dan segera laporkan kondisi berbahaya kepada pihak terkait.
Warga Pesisir Perlu Lebih Waspada
Bagi masyarakat yang tinggal atau sedang beraktivitas di wilayah pesisir, gempa kuat perlu menjadi tanda untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan tsunami. Jika gempa terasa kuat atau berlangsung cukup lama, segera menjauh dari pantai dan menuju tempat yang lebih tinggi tanpa menunggu kepanikan terjadi.
Ikuti jalur evakuasi dan arahan petugas jika peringatan tsunami dikeluarkan. Jangan kembali ke pantai hanya karena air laut terlihat surut atau kondisi sementara tampak tenang, dan tunggu informasi resmi mengenai kondisi yang sudah aman.
Jangan Mudah Percaya Kabar yang Belum Jelas
Dalam situasi bencana, informasi dapat menyebar dengan sangat cepat melalui media sosial dan berbagai grup percakapan. Namun, tidak semua informasi yang beredar benar sehingga masyarakat perlu memastikan kabar tersebut berasal dari sumber resmi sebelum mempercayai atau membagikannya.
Mengikuti informasi dari lembaga dan petugas yang berwenang dapat membantu masyarakat mengambil keputusan dengan lebih tepat. Hindari menyebarkan foto, video, atau kabar lama yang seolah-olah merupakan kejadian terbaru karena dapat menimbulkan kepanikan.
Gempa bumi memang tidak bisa dicegah, tetapi kita bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi risikonya. Pengetahuan sederhana seperti mengetahui tempat berlindung, menyiapkan tas darurat, mengenali jalur evakuasi, dan memahami langkah penyelamatan diri dapat menjadi bekal penting ketika bencana datang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....