Hari Perdamaian Internasional 2026: Menanam Damai dari Hal Sederhana
- 18 Sep 2026 19:02 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Perdamaian bukan hanya tentang berhentinya perang. Perdamaian juga lahir dari rasa aman, saling menghargai, kepedulian, dan tindakan kecil yang dilakukan setiap hari. Pesan inilah yang kembali digaungkan dalam Hari Perdamaian Internasional yang diperingati setiap 21 September.
Mengutip laman resmi United Nations (PBB), peringatan Hari Perdamaian Internasional tahun 2026 mengusung tema “Invest in Peace: For Everyone, Everywhere, Every Day” atau “Berinvestasi dalam Perdamaian: Untuk Semua Orang, di Mana Saja, Setiap Hari.”
Tema tersebut menegaskan bahwa perdamaian merupakan investasi bersama yang membutuhkan keterlibatan setiap orang. Perdamaian menjadi fondasi untuk menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan sekaligus membangun kehidupan yang dilandasi rasa aman, martabat, kesempatan, dan kerja sama.
PBB juga memberikan perhatian kepada para “arsitek perdamaian sehari-hari”, yakni mereka yang mengambil langkah nyata di lingkungan masing-masing. Dari tingkat komunitas, mereka turut membangun stabilitas dan menciptakan fondasi bagi perdamaian yang berkelanjutan.
Pesan tersebut menunjukkan bahwa menciptakan perdamaian tidak selalu membutuhkan tindakan besar. Setiap orang dapat mengambil bagian melalui hal-hal sederhana, seperti membantu sesama, menyuarakan perubahan positif, membuka ruang percakapan lintas generasi, hingga memanfaatkan media dan platform yang dimiliki untuk menyebarkan pesan perdamaian dan harapan.
Berawal dari Tindakan Sehari-hari
| Baca juga: Kenali Tanda Self-Reward Tak Sehat |
Hari Perdamaian Internasional pertama kali ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada 1981. Dua dekade kemudian, tepatnya pada 2001, Majelis Umum PBB secara bulat menetapkan peringatan tersebut sebagai periode tanpa kekerasan dan gencatan senjata.
Sejak saat itu, Hari Perdamaian Internasional menjadi momentum global untuk kembali mengingat pentingnya upaya bersama dalam menciptakan dunia yang lebih damai.
Semangat peringatan tahun 2026 mengajak masyarakat melihat perdamaian dari sudut pandang yang lebih dekat. Perdamaian tidak hanya dibangun di ruang konferensi, melalui diplomasi, atau dalam kesepakatan antarnegara. Perdamaian juga dapat dimulai dari rumah, sekolah, tempat kerja, lingkungan masyarakat, hingga ruang digital.
Satu tindakan untuk membantu orang lain, satu percakapan yang dilakukan dengan saling menghargai, atau satu pesan positif yang disebarkan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih damai.
Pada akhirnya, berinvestasi dalam perdamaian berarti berinvestasi pada kehidupan manusia. Sebab perdamaian bukan hanya tujuan yang ingin dicapai, tetapi juga nilai yang perlu dirawat bersama untuk semua orang, di mana saja, dan setiap hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....