DPRD Sumenep Desak Pemkab Perkuat Sarana Kedaruratan di Kepulauan
- 31 Agt 2026 23:39 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - DPRD Sumenep mendesak Pemkab memperkuat sarana dan prasarana kedaruratan di wilayah kepulauan. Legislatis menilai minimnya fasilitas membuat penanganan insiden, terutama kebakaran, tidak maksimal.
Wakil Ketua DPRD Sumenep Dul Siam mengatakan, kebakaran puluhan sepeda motor warga di Bukit Eteng, Desa Tembayangan, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, pekan lalu, tepatnya Kamis 20 Agustus 2026 harus menjadi bahan evaluasi pemerintah. Peristiwa tersebut menunjukkan masih terbatasnya fasilitas kedaruratan di kepulauan.
“Dengan kejadian ini, jadikan sebagai momentum untuk terus meningkatkan perhatian, kepedulian, serta kepekaan sosial. Pemerintah harus meningkatkan sarana prasarana kedaruratan, apalagi di daerah kepulauan. Misalnya seperti mobil pemadam kebakaran, ambulans, termasuk ambulans laut, dan lain-lain,” katanya, Senin 31 Agustus 2026.
Menurutnya, persoalan serupa juga pernah terjadi di Kepulauan Sapeken. Saat kebakaran melanda, rumah warga tidak dapat diselamatkan karena keterbatasan fasilitas penanganan darurat.
Dia menegaskan, efisiensi anggaran tidak semestinya dijadikan alasan untuk mengabaikan kebutuhan tersebut.
Pemerintah dinilai perlu menunjukkan keberpihakan dengan mengutamakan anggaran untuk fasilitas yang menyangkut keselamatan warga.
“Efisiensi bukan alasan untuk abai terhadap fasilitas sarpras kedaruratan. Tinggal _goodwill_ (kemauan)
pemegang kebijakan, mau peduli atau tidak. Kalau peduli terhadap kedaruratan, tinggal menggeser anggaran kegiatan-kegiatan rutin yang tidak urgen saja,” tegasnya.
Rahman, warga Kecamatan Kangayan, menyatakan, ketiadaan fasilitas pemadam kebakaran di Kepulauan Kangean turut memperparah dampak kebakaran.
Warga hanya bisa menyaksikan kendaraan mereka terbakar tanpa mampu melakukan penanganan secara maksimal.
“Ini menambah daftar ketimpangan infrastruktur kedaruratan antara wilayah daratan dan kepulauan di Kabupaten Sumenep, yang kerap muncul setiap kali terjadi insiden serupa,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....