Self-Reward Perlu Batas agar Tak Impulsif
- 25 Agt 2026 13:26 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Kebiasaan memberikan penghargaan kepada diri sendiri setelah menyelesaikan pekerjaan perlu disertai perencanaan agar tidak berubah menjadi pembelian impulsif. Dosen Manajemen UNIBA Madura, Andriansyah, S.M., M.M., dalam program Muda Kreatif Pro Sumenep pada Selasa 25 Agustus 2026 mengatakan self-reward yang sehat seharusnya memiliki anggaran khusus dan diberikan secara proporsional dengan pencapaian.
Menurut Andriansyah, bentuk penghargaan terhadap diri sendiri tidak harus berlebihan dibandingkan hasil yang telah dicapai. Ia mencontohkan, keberhasilan menyelesaikan sebuah penelitian tidak harus selalu dirayakan dengan bentuk apresiasi yang membutuhkan biaya besar.
Self-reward yang sehat juga tidak boleh mengganggu pemenuhan kebutuhan pokok dan tabungan. Selain itu, penghargaan tersebut diharapkan memberikan kepuasan yang dapat bertahan lebih lama, bukan hanya kesenangan sesaat.
Sebaliknya, self-reward dapat menjadi tidak sehat ketika digunakan sebagai pelarian dari stres atau tekanan emosional. Kondisi tersebut dapat membuat seseorang mengambil keputusan pembelian tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan keuangannya.
Andriansyah juga mengingatkan adanya berbagai pemicu dari aktivitas pemasaran yang dapat mendorong konsumen berbelanja secara spontan. Notifikasi diskon dan penawaran menarik di platform belanja daring disebut dapat membuat seseorang membeli barang tanpa berpikir panjang.
Kebiasaan tersebut perlu dievaluasi apabila pembelian terus berulang meskipun sebelumnya telah menimbulkan penyesalan. Menurut Andriansyah, kondisi itu menunjukkan seseorang perlu kembali mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan sebelum melakukan transaksi.
Andriansyah menegaskan, yang perlu diwaspadai bukan aktivitas self-reward, melainkan kebiasaan menggunakannya tanpa batas atau sebagai pelarian dari perasaan. Ia menyarankan self-reward dilakukan dengan merencanakan anggaran, membatasi pengeluaran, dan mengenali pemicu pembelian impulsif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....