Mengapa Kritik Terasa Begitu Sulit Diterima?

  • 27 Jul 2026 09:59 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Mendengar kritik tidak selalu mudah. Bagi sebagian orang, komentar sederhana tentang pekerjaan, sikap, atau keputusan yang diambil dapat terasa seperti serangan terhadap diri sendiri. Reaksi yang muncul bisa berupa langsung membela diri, merasa malu, marah, atau terus memikirkan ucapan tersebut dalam waktu lama.

Mengutip Psychology Today, ada sejumlah pola dalam diri seseorang yang dapat membuat kritik terasa lebih sulit diterima. Salah satunya adalah kecenderungan mengaitkan kritik terhadap suatu tindakan dengan penilaian terhadap seluruh kepribadian. Kesalahan dalam satu hal kemudian terasa seperti bukti bahwa dirinya memang tidak cukup baik.

Kritik juga bisa terasa lebih menyakitkan bagi orang yang memiliki standar tinggi terhadap diri sendiri. Mereka cenderung melihat kesalahan sebagai kegagalan besar dan sulit memberikan ruang untuk melakukan kesalahan. Akibatnya, masukan yang sebenarnya bertujuan membantu justru dapat memicu rasa malu atau kecewa yang berlebihan.

Pengalaman masa lalu juga dapat memengaruhi cara seseorang merespons kritik. Orang yang sejak kecil sering menerima kritik keras, dibanding-bandingkan, atau jarang mendapatkan dukungan emosional mungkin menjadi lebih sensitif terhadap penilaian orang lain. Kritik di masa kini dapat memunculkan kembali perasaan tidak cukup baik yang pernah dialami sebelumnya.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology, cara seseorang memandang dirinya dapat memengaruhi respons terhadap kegagalan dan evaluasi. Individu yang memiliki pandangan diri yang lebih fleksibel cenderung lebih mampu melihat kesalahan sebagai bagian dari proses belajar.

Namun, menerima kritik tidak berarti harus menyetujui semua pendapat orang lain. Langkah yang dapat dilakukan adalah memberi jeda sebelum bereaksi, memisahkan kritik terhadap perilaku dari nilai diri, lalu menilai apakah masukan tersebut memiliki dasar yang bisa digunakan untuk berkembang.

Kritik memang tidak selalu disampaikan dengan cara yang tepat. Namun, kemampuan untuk mendengarkan, memilah, dan mengambil hal yang berguna dapat membantu seseorang berkembang tanpa harus kehilangan kepercayaan terhadap dirinya sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....