Menjadi Suami Mesra dan Romantis, Investasi Kecil yang Menguatkan Pernikahan
- 01 Jul 2026 10:00 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Suami yang mesra dan romantis adalah sosok yang menghargai pasangannya melalui kehadiran emosional, perhatian tulus, dan tindakan nyata, seperti mendengarkan, memberikan kejutan kecil, hingga menjaga komunikasi agar hubungan tetap hangat dan penuh cinta.
Ustadz Rudi Hartono, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, mengatakan sebagian masyarakat masih menganggap sikap romantis identik dengan budaya Barat. Padahal, Islam mengajarkan agar suami memperlakukan istri dengan kelembutan, penghormatan, dan kasih sayang.
“Rasulullah SAW adalah sosok suami yang sangat penyayang. Beliau berbicara dengan lembut, membantu pekerjaan rumah, bercanda dengan istri, bahkan menunjukkan perhatian melalui hal-hal sederhana. Jadi, romantis dalam Islam bukan sesuatu yang asing,” ujarnya saat di Mutiara Pagi RRI, Rabu 1 Juli 2026.
| Baca juga: Tren Akik Permata di Sumenep Kembali Ramai |
Ia menjelaskan, kemesraan tidak selalu diwujudkan dengan hadiah mahal atau liburan mewah. Senyuman, ucapan terima kasih, membantu pekerjaan rumah, hingga meluangkan waktu mendengarkan keluh kesah istri merupakan bentuk romantisme yang bernilai ibadah jika diniatkan karena Allah SWT.
“Sering kali istri tidak menuntut sesuatu yang besar. Mereka hanya ingin dihargai, didengarkan, dan ditemani. Hal-hal kecil seperti itulah yang justru membuat rumah tangga terasa nyaman,” imbunya.
Menurutnya, Rasulullah SAW juga memberikan teladan dalam membangun komunikasi yang baik. Ketika terjadi perbedaan pendapat, beliau tidak mengedepankan kemarahan atau kata-kata yang menyakitkan. Sebaliknya, beliau mengutamakan musyawarah dan kelembutan.
Suami adalah pemimpin keluarga, tetapi kepemimpinan dalam Islam bukan berarti bersikap keras. Pemimpin yang baik justru mampu melindungi, mengayomi, dan membahagiakan keluarganya. Suami juga hendaknya tidak pelit memberikan pujian kepada istri, apresiasi atas pengorbanan istri dalam mengurus rumah tangga maupun mendidik anak akan membuat hubungan semakin erat dan saling menghargai.
Selain itu, Ustadz Rudi mengingatkan agar suami menyediakan waktu khusus bersama keluarga meski memiliki kesibukan bekerja. Kehadiran suami secara utuh, tanpa terganggu telepon genggam atau pekerjaan, menjadi kebutuhan emosional bagi istri dan anak-anak. Suami hendaknya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam memperlakukan pasangan. Menurutnya, kemesraan, kelembutan, dan kasih sayang merupakan bagian dari ibadah yang akan menghadirkan ketenangan dalam keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....