Pentingnya Perempuan Membaca untuk Masa Depan yang Lebih Cerah
- 18 Mei 2026 11:43 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Kebiasaan membaca dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan di berbagai bidang. Melalui membaca, perempuan dapat menambah wawasan, meningkatkan keterampilan dan memperluas cara berpikir dalam menghadapi tantangan kehidupan modern.
Di era digital saat ini, akses terhadap informasi semakin mudah diperoleh. Buku, artikel atau media dalam jaringan (daring) menjadi sumber pengetahuan yang dapat membantu perempuan memahami pendidikan, kesehatan, karier hingga pengasuhan keluarga. Karena itu, budaya membaca perlu terus ditingkatkan di kalangan perempuan, terutama generasi muda. Ini juga yang dimanfatkan Faizah, Wakil Ketua Komunitas Perempuan Hebat Sumenep.
Menurutnya, perempuan yang gemar membaca cenderung memiliki kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah yang lebih baik. Selain itu, membaca juga dapat meningkatkan rasa percaya diri karena seseorang memiliki pengetahuan yang lebih luas.
“Kalau saya pribadi untuk melek litaerasi biasanya dengan mengikuti kelas, sebab membaca secara manual kadang suka ngantuk dan membosankan, namun dengan mengikuti kelas tentang sesuatu yang kita butuhkan dan realeted dengan pekerjaan kita, sehingga bisa up grade diri," ujarnya di Pengarus Utamaan Gender (PUG) Pro 1 RRI Sumenep, Senin 18 Mei 2026. "Pengetahuan bisa di dapat dengan komunikasi, literasinya secara digital dan lebih menyenangkan."
Perempuan yang rajin membaca biasanya lebih aktif dalam mengambil keputusan dan lebih siap menghadapi perkembangan zaman. Tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, kebiasaan membaca pada perempuan juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Seorang ibu yang memiliki minat baca tinggi, misalnya dapat menjadi contoh bagi anak-anaknya untuk mencintai buku sejak dini.
Meski demikian, minat baca masyarakat Indonesia masih perlu ditingkatkan, ini juga yang dilakukan Faizah bersama komunitasnya terhadap perempuan desa dengan bentuk seminar literasi. Sebab anyak perempuan muda lebih sering menghabiskan waktu di media sosial dibandingkan membaca buku atau artikel yang bermanfaat. Oleh sebab itu, berbagai komunitas literasi terus mengadakan program membaca bersama, bedah buku dan perpustakaan digital untuk menarik minat masyarakat.
Dengan meningkatnya budaya membaca, perempuan diharapkan dapat menjadi pribadi yang lebih mandiri, cerdas dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. Membaca bukan hanya kegiatan mengisi waktu luang, tetapi juga investasi penting untuk masa depan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....