Uban Muncul di Usia Muda, Apa Penyebabnya?

  • 25 Jun 2026 06:55 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Rambut beruban sering dikaitkan dengan bertambahnya usia. Namun kini, tidak sedikit anak muda yang mulai menemukan helaian uban meski masih berada di usia 20-an atau bahkan lebih muda.

Kemunculan uban pada usia muda sebenarnya bukan hal yang selalu perlu dikhawatirkan. Warna rambut ditentukan oleh melanin, pigmen yang diproduksi oleh sel khusus di folikel rambut. Seiring waktu, produksi pigmen tersebut dapat berkurang sehingga rambut baru tumbuh dengan warna abu-abu, putih, atau perak.

Mengutip Health, faktor genetik menjadi salah satu penyebab utama munculnya uban lebih awal. Jika orang tua atau anggota keluarga mengalami uban prematur, kemungkinan kondisi serupa juga dapat terjadi pada generasi berikutnya.

Selain faktor keturunan, stres berkepanjangan juga kerap dikaitkan dengan perubahan pada kesehatan rambut. Meski tidak secara langsung membuat rambut berubah warna dalam semalam, stres dapat memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan folikel rambut.

Pola hidup juga memiliki peran penting. Kurangnya asupan vitamin dan mineral tertentu, seperti vitamin B12, zat besi, folat, serta vitamin D, dapat memengaruhi kesehatan rambut. Karena itu, menjaga pola makan seimbang menjadi salah satu langkah yang disarankan untuk mendukung pertumbuhan rambut yang sehat.

Beberapa kondisi kesehatan tertentu juga dapat memicu munculnya uban lebih cepat. Gangguan autoimun, masalah tiroid, hingga kondisi yang memengaruhi produksi pigmen dalam tubuh dapat menjadi faktor yang berkontribusi.

Meski sering membuat seseorang merasa kurang percaya diri, kemunculan uban di usia muda tidak selalu menandakan masalah kesehatan serius. Jika jumlahnya bertambah secara drastis atau disertai keluhan lain, pemeriksaan ke tenaga kesehatan dapat membantu mengetahui penyebabnya.

Di tengah tren pewarnaan rambut yang semakin beragam, sebagian anak muda justru mulai melihat uban dari sudut pandang berbeda. Tidak sedikit yang memilih membiarkannya tumbuh sebagai bagian dari karakter dan penampilan diri. Karena pada akhirnya, kesehatan rambut tidak hanya ditentukan oleh warnanya, tetapi juga oleh bagaimana tubuh dirawat setiap hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....