meski Tak Seramai Dulu, Batu Akik di Sumenep Tetap Bertahan
- 20 Apr 2026 08:25 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Popularitas batu akik memang tidak lagi setinggi beberapa tahun lalu saat tren ini mencapai puncaknya di Indonesia. Namun di Sumenep, batu akik terbukti masih bertahan dan tetap memiliki tempat di hati para pecinta dan kolektor.
Sejumlah pengrajin batu akik di Sumenep mengaku permintaan memang mengalami penurunan dibanding masa kejayaan dulu. Meski demikian, aktivitas produksi dan penjualan tidak sepenuhnya berhenti. Mereka kini lebih banyak melayani pelanggan setia dan kolektor yang memang memahami nilai seni serta keunikan setiap batu.
Batu akik khas Madura, termasuk dari wilayah Sumenep, dikenal memiliki corak alami yang unik dengan warna yang beragam. Proses pengolahannya pun masih mempertahankan teknik tradisional, mulai dari pemotongan hingga penggosokan untuk menghasilkan kilau maksimal.
Selain sebagai perhiasan, batu akik tetap dipandang memiliki nilai filosofis dan simbolis bagi sebagian masyarakat. ”Hal ini menjadi salah satu faktor yang membuat eksistensinya tidak hilang meskipun tren pasar telah berubah.” Pecinta Batu Akik Sumenep Milhan Senin, 20 April 2026.
| Baca juga: Polwan Sumenep Amankan Sholat Jumat |
Para pengrajin juga mulai beradaptasi dengan kondisi saat ini, seperti membuat desain yang lebih sederhana dan menyesuaikan harga agar tetap terjangkau. Beberapa di antaranya bahkan memanfaatkan media sosial untuk menjangkau pembeli di luar daerah.
Bagi para pelaku usaha lokal, bertahannya batu akik bukan sekadar soal ekonomi, tetapi juga bagian dari menjaga warisan kerajinan tradisional. Mereka berharap minat terhadap batu akik tetap ada, meskipun tidak lagi menjadi tren besar, sehingga keterampilan mengolah batu alam ini dapat terus diwariskan ke generasi berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....