Dinas Pendidikan Sumenep Tingkatkan Kapasitas Numerasi Guru SD dan SMP
- 13 Apr 2026 16:39 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menggelar Pelatihan Numerasi bagi 106 guru SD dan SMP guna mendongkrak kualitas pendidikan daerah. Kegiatan yang menggandeng akademisi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin 13 hingga 16 April 2026 di Hotel Asmi Sumenep.
Langkah ini diambil sebagai respons atas Rapor Pendidikan Tahun 2025 yang menunjukkan kemampuan numerasi siswa di Sumenep masih berada pada kategori sedang. Intervensi melalui penguatan kapasitas tenaga pendidik dinilai menjadi kunci utama untuk memperbaiki literasi matematika siswa di tingkat dasar dan menengah.
Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Akhmad Fairusi, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat mendesak mengingat capaian numerasi jenjang SD saat ini berada di angka 43,2 persen. Sementara untuk jenjang SMP, meski mengalami tren peningkatan, angka capaian masih tertahan pada posisi 61,85 persen.
“Berdasarkan Rapor Pendidikan Tahun 2025, kemampuan numerasi di Kabupaten Sumenep masih berada pada kategori sedang, sehingga penguatan di level guru menjadi langkah strategis,” kata Akhmad Fairusi.
Fairusi menekankan bahwa fokus utama pelatihan adalah mengubah pola pikir bahwa numerasi bukan sekadar aktivitas berhitung, melainkan fondasi berpikir logis dan sistematis bagi siswa.
Dalam pelatihan ini, para guru dibekali strategi pembelajaran berbasis joyful learning atau pembelajaran yang menyenangkan. Hal ini bertujuan agar matematika tidak lagi menjadi mata pelajaran yang menakutkan bagi siswa, namun menjadi materi yang interaktif melalui permainan dan studi kasus.
“Kami mendorong guru untuk mampu mendesain pembelajaran berbasis joyful learning, agar siswa belajar matematika dengan cara menyenangkan dan tidak lagi menjadi momok,” ujarnya.
Selain pendalaman konsep, peserta juga dilatih menyusun soal berbasis penalaran serta strategi penyelesaian masalah aritmatika, geometri, dan statistika. Melalui sinergi bersama pakar dari UPI Bandung, Dinas Pendidikan Sumenep berharap para guru dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengimplementasikan praktik baik tersebut di sekolah masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....