Kopri PMII Sumenep Gelar SKK V Perkuat Kapasitas Kader Perempuan
- 07 Agt 2026 10:53 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Korps PMII Putri (Kopri) Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Sumenep membuka Sekolah Kader Kopri (SKK) V di Aula Kantor Kementerian Agama Sumenep, Kamis 6 Agustus 2026.
Kegiatan kaderisasi bertema “Dari Kesadaran Menuju Pergerakan: Melawan Eksploitasi Perempuan di Era Dehumanisme Keadilan Gender” tersebut bertujuan memperkuat kapasitas kader perempuan dalam merespons isu sosial, khususnya perlindungan perempuan dan anak.
Ketua Kopri PKC PMII Jawa Timur, Khalisatul Hasanah, menegaskan bahwa kaderisasi harus melahirkan kader yang berpihak pada nilai kemanusiaan, terutama dalam merespons tingginya kasus pelecehan seksual dan stunting di Sumenep.
"PMII, khususnya Kopri, harus mampu menjadi bagian dari solusi terhadap persoalan pelecehan seksual maupun stunting. Kader tidak cukup hanya memahami persoalan, tetapi juga harus hadir memberikan pendampingan, edukasi, dan gerakan yang berkelanjutan," kata Khalisatur Hasanah.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, menilai Kopri memiliki posisi strategis untuk berada di garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak melalui aksi nyata, advokasi, dan edukasi publik.
Sementara itu, Ketua Kopri PC PMII Sumenep, Yuliana Putri, menyatakan komitmennya untuk mengawal isu kekerasan terhadap perempuan dan anak agar hasil kaderisasi tidak berhenti di ruang kelas.
"Harapan kami, kader Kopri mampu menjadi pelopor terciptanya Kabupaten Sumenep yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan," ujar Yuliana Putri.
Yuliana menambahkan bahwa SKK V merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak pemimpin perempuan yang berintegritas, kritis, dan progresif demi mendorong kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan di Kabupaten Sumenep.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....