Memantaskan Diri Menjadi Kekasih Allah SWT

  • 04 Apr 2026 09:43 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep : Manusia seringkali menuntut bagaimana ia dicinta. Sementara kita belum memantaskan diri untuk dicinta. Padahal yang perlu dilakukan pertama kali adalah bagaimana kita menjadi pantas untuk dicinta, bukan menuntut agar bagaimana kita dicintai.

Begitu pula dengan hamba-hamba Allah SWT yang ingin dicintai oleh Allah SWT. Maka memantaskan diri untuk dicintai oleh Allah SWT adalah langkah paling tepat agar kita dicintai oleh SWT. Menjadi kekasih Allah SWT adalah dambaan kita semua. Allah SWT menjamin dalam Al Qur’an, “Para kekasihku tak perlu kalian khawatir di dunia dan akhirat, karena semua urusanmu telah diurus sebaik-baiknya di dunia dan akhirat”.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kyai Izzul Muttaqin, Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Sumenep. Menurutnya, cara memantaskan diri untuk dicintai oleh Allah SWT, pertama adalah dengan berhias diri dengan keutamaan-keutamaan melakukan segala amal kebaikan. Kedua dengan cara melepaskan dan menjauhkan diri dari perbuatan hina di mata Allah SWT. Dua poin tersebut merupakan hal urgent agar kita senantiasa dicintai oleh Allah SWT.

Menurut Kyai Izzul, cinta adalah bahan bakar ketaqwaan dan keimanan kepada Allah SWT. Jika kita mencitai Allah SWT dengan sungguh-sungguh maka ketaqwaan dan keimanan kita senantiasa akan terus bertambah. Namun ketika cinta itu sudah memudar dalam hati kita, maka sepantasnyalah keimanan dan ketaqwaan itu perlu dipertanyakan pada diri kita. Sebab para pencinta Allah SWT, pasti senantiasa merasa takut untuk jauh dariNYA. Sehingga tidak akan melakukan hal-hal yang akan mengundang murka Allah SWT.

Rintangan dalam kehidupan ini merupakan fitrah untuk menguatkan batin kita. Oleh karena itu, Allah SWT memberikan ujian bagi orang yang beriman kepadaNYA dengan berbagai macam ujian. Sehingga batin seorang yang beriman akan semakin kuat dan terus bertambah. Maka yang terpenting adalah bagaimana kita tepat memohon perlindungan kepada Allah SWT sembari terus menambah amal soleh yang kita lakukan sebab hanyalah Allah SWT yang dapat menolong kita dari segala godaan yang seringkali muncul. Ketika hati kita sudah ada di dalam genggaman Allah SWT, maka tidak ada satupun makhluk yang akan mengganggu dan menghancurkan kita.

Mudah memaafkan orang lain, merupakan jalan bagi kita untuk menuju surgaNya dan menajadi kekasih yang dicintai oleh Allah SWT. Bagaimana untuk istiqomah di jalan tersebut? Kata Kyai Izzul teruslah memohon kepada Allah SWT, sebab hanyalah DIA yang akan memberikan kekuatan bagi kehidupan kita di dunia dan akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....