Hati-Hati Syirik! Ini Alasan Larangan Salat Sunah setelah Subuh dan Ashar

  • 30 Mar 2026 08:10 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Pemahaman tentang waktu-waktu yang dianjurkan dan dilarang untuk beribadah masih menjadi pertanyaan di tengah masyarakat. Salah satunya terkait larangan salat sunah setelah Subuh dan setelah Ashar.

Pertanyaan tersebut disampaikan pendengar Abah Sunni di Rubaru, Sumenep dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Sumenep. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memahami ajaran Islam secara lebih mendalam.

Penyuluh Agama Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, Ustaz Faishal Rimzani, menjelaskan larangan tersebut berkaitan dengan waktu terbit dan terbenamnya matahari. Pada waktu itu, dikhawatirkan menyerupai dengan praktik penyembahan kepada selain Allah.

Menurutnya, Islam sangat menjaga kemurnian tauhid agar tidak tercampur dengan unsur-unsur syirik. Karena itu, terdapat waktu-waktu tertentu yang dilarang untuk melaksanakan salat sunah.

Ia menegaskan larangan ini bukan berarti mengurangi kesempatan untuk beribadah. Umat Islam tetap dapat mengisi waktu tersebut dengan amalan lainnya.

“Islam menganjurkan untuk memperbanyak zikir pada waktu-waktu tersebut,” ujarnya Senin, 30 Maret 2026. Zikir menjadi amalan yang dianjurkan setelah Subuh dan Ashar.

Melalui program Mutiara Pagi, RRI Pro 1 Sumenep terus menghadirkan edukasi keagamaan yang mencerahkan masyarakat. Program ini menjadi wadah untuk menjawab berbagai persoalan ibadah sesuai tuntunan Islam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....